Italia Resmi Berlakukan Perlindungan Hukum bagi Wasit
Senin, 23 Jun 2025, 08:50 WIBROMA â Pemerintah Italia mengambil langkah tegas untuk memberantas kekerasan terhadap wasit dengan memberikan perlindungan hukum yang setara dengan aparat kepolisian bagi para pengadil lapangan. Langkah ini diambil menyusul meningkatnya kasus kekerasan dalam dunia olahraga, terutama sepak bola.
Menteri Olahraga Italia, Andrea Abodi, mengumumkan bahwa perubahan dalam kode hukum pidana akan diberlakukan untuk memperberat sanksi terhadap pelaku kekerasan terhadap wasit. Hukuman tersebut kini dapat mencakup penjara, serta mencakup tindakan seperti mendorong, memukul, hingga mengancam.
Kebijakan ini merupakan hasil dari rangkaian diskusi antara pemerintah dan Asosiasi Wasit Sepak Bola Italia (AIA) yang berlangsung selama beberapa bulan terakhir. Undang-undang tersebut termasuk dalam sebuah dekrit yang disahkan pemerintah Italia akhir pekan lalu.
Perlindungan baru ini berlaku bagi semua ofisial pertandingan yang bertanggung jawab atas jalannya pertandingan agar tetap adil dan tertib.
Dalam beberapa tahun terakhir, kekerasan terhadap wasit di berbagai level kompetisi di Italia menjadi sorotan serius. Pada bulan Desember lalu, para wasit Serie A menunjukkan protes simbolis dengan mengenakan goresan hitam di pipi mereka saat bertugas, sebagai bentuk solidaritas atas serangkaian serangan yang terjadi.
Salah satu insiden yang paling mengejutkan terjadi musim lalu, ketika wasit muda berusia 19 tahun, Diego Alfonzetti, diserang saat memimpin laga tingkat junior di Sisilia. Sebagai bentuk dukungan, Alfonzetti kemudian diundang hadir ke lapangan bersama para ofisial pertandingan sebelum laga derbi Lazio kontra Roma pada April lalu.
Senator sekaligus Wakil Menteri Kehakiman, Andrea Ostellari, menegaskan komitmen negara dalam menjaga integritas olahraga:
âOlahraga adalah tentang sportivitas dan kebersamaan. Bagi siapa pun yang tidak bisa menerima nilai-nilai ini, kami beri peringatan: mulai besok, kekerasan dan agresi terhadap wasit akan langsung ditindak tegas, bahkan dengan hukuman penjara,â ujar Ostellari.
Dengan pemberlakuan hukum ini, Italia berharap dapat menciptakan suasana pertandingan yang lebih aman dan beradab di semua level olahraga, dari amatir hingga profesional.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Sungai Asam Meluap, Dua Dusun di Koto Kaciak Agam Terendam Banjir
-
Axa Layanan Asuransi Khusus Rawat Jalan
-
Berikut Daftar Finalis Thomas Cup dan Uber Cup
-
Igor Tudor Bawa Juventus Kalah Tiga Kali Beruntun, Tak Takut Dipecat
-
Pawai Lampion Imlek 2577 di Singkawang, Ribuan Warga Padati Sejumlah Ruas Jalan Utama
-
Inter Ogah Siapkan Strategi Khusus Menjelang Derby Milan, Angkuh atau Percaya Diri?
-
Stok Cabai Melimpah, Pasokan Aman untuk Ramadhan–Idul Fitri 1447 H
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.