Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Eksotika Bromo 2025 Jadi Pertemuan Lintas Budaya untuk Mendongkrak Pariwisata

📅 Minggu, 22 Jun 2025, 11:13 WIB | Oleh:
Eksotika Bromo 2025 Jadi Pertemuan Lintas Budaya untuk Mendongkrak Pariwisata Doc: ANTARA
Ket. Eksotika Gunung Bromo 2025 yang digelar di lautan pasir Gunung Bromo, Jawa Timur, Sabtu (21/6/2025).

PROBOLINGGO - Eksotika Bromo 2025 yang digelar di lautan pasir Gunung Bromo pada 20-22 Juni 2025 menjadi pertemuan lintas budaya untuk mendongkrak sektor pariwisata dan menjaga kelestarian alam di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.

"Gelaran budaya itu menyajikan beragam seni tradisi, sekaligus menyuarakan harmoni antara manusia, alam, dan spiritualitas," kata Ketua penyelenggara Eksotika Bromo Afifa Prasetya dalam keterangan tertulis yang diterima, di Probolinggo, Minggu (22/6).

Eksotika Bromo diselenggarakan oleh komunitas JatiSwara dengan menggandeng Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

"Eksotika Bromo adalah event nasional, karena banyak penampil dari berbagai daerah di Indonesia dan setiap pengunjung yang hadir wajib membawa satu bibit pohon untuk membantu pelestarian lingkungan," ujarnya pula.

Kegiatan tersebut merupakan sebuah perayaan yang menyatukan denting gamelan, irama campursari, hingga perkusi tradisional dari berbagai daerah. Semua itu menyatu dalam suasana magis pegunungan.

"Harmoni bunyi yang mengalun di tengah lanskap megah Gunung Bromo menjadi simbol kuat pertemuan lintas budaya. Semua itu melebur dalam semangat kebersamaan," katanya pula.

Salah satu suguhan utama tahun ini adalah Festival Perkusi Jawa Timuran yang menyajikan berbagai alat musik pukul tradisional dari penjuru Jatim seperti musik Tong Tong dari Madura dan perkusi khas Tengger yang sarat nuansa spiritual.

Ia mengatakan event yang mengusung tema "Ruwat Rawat Segoro Gunung" memiliki makna bahwa kegiatan Eksotika Bromo 2025 mengajak masyarakat untuk merenungkan pentingnya menjaga keseimbangan alam dan warisan budaya.

Sebaiknya Anda baca juga:

"Yang paling khas dari Eksotika Bromo tentu saja pertunjukan kolosal Kidung Tengger yang mengangkat legenda rakyat Joko Seger dan Roro Anteng dalam bentuk sendratari megah," ujarnya.

Dalam lanskap megah Bromo, festival itu adalah upaya kuat untuk menjaga warisan budaya, serta untuk merawat dan melestarikan lingkungan demi generasi mendatang.

Bupati Probolinggo Mohammad Haris mengapresiasi atas terselenggaranya kembali Eksotika Bromo 2025 yang merupakan kesempatan untuk mengenalkan budaya Tengger.

"Besar harapan kami bahwa wisatawan dapat mengenal budaya Tengger terutama kisah-kisahnya. Mereka bisa tinggal lebih lama karena mengenal budayanya," katanya.

Pada pemuncak pagelaran tampil artis ibu kota Olivia Zalianti yang membacakan puisi Kidung Tengger.

Eksotika Bromo 2025 hadir dengan suguhan budaya yang memukau, karena pengunjung menikmati pertunjukan seni tradisional dan kolaborasi tari lintas daerah yang eksotik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Kenaikan biaya harga pakan ayam

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Kenaikan biaya harga pakan ...

Pameran Indofest 2026

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Pameran Indofest 2026

Pendaftaran SMPB di Jateng

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pendaftaran SMPB di Jateng
Ekonomi
Potensi komoditas kakao Jem...
Daerah
Anak harimau sumatra di TSI...

Aksi Kamisan ke-908 di Jakarta

3 jam lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Aksi Kamisan ke-908 di Jakarta
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Jaringan Mahasiswa Indonesia Bersatu Nilai Nanik S Deyang Belum Layak Jabat Kepala BGN

Jaringan Mahasiswa Indonesia Bersatu Nilai Nanik S Deyang Belum Layak Jabat Kepala BGN

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.