Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Keren, Kopdes Merah Putih Potong Rantai Distribusi Pupuk Subsidi jadi Lebih Efisien

📅 Rabu, 18 Jun 2025, 09:17 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Keren, Kopdes Merah Putih Potong Rantai Distribusi Pupuk Subsidi jadi Lebih Efisien Doc: istimewa
Ket. Asisten Deputi Rantai Pasok, Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Koperasi, Kementerian Koperasi dan UKM, Amin Nurhakim dalam (FGD) bertajuk “Kebijakan Subsidi Pupuk pada Sektor Pertanian” yang digelar di Bogor, Selasa (17/6).

BOGOR-Sebanyak 80 ribu Koperasi Desa/ Kelurahan Merah Putih akan berperan sebagai penyalur pupuk subsidi. Hal ini membantu mengefisienkan rantai distribusi pupuk bersubsidi. Kehadiran Kopdes akan membuat distribusi pupuk kepada petani lebih cepat dan tepat sasaran.

Asisten Deputi Rantai Pasok, Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Koperasi, Kementerian Koperasi dan UKM, Amin Nurhakim menjelaskan, pembentukan Kopdes/Kel Merah Putih ini merupakan instruksi Presiden Prabowo Subianto pada awal tahun.

“Disampaikan agar setiap Koperasi Desa Merah Putih menjadi penyalur pupuk, termasuk pupuk bersubsidi,” kata Amin dalam Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Kebijakan Subsidi Pupuk pada Sektor Pertanian” yang digelar di Bogor, Selasa (17/6).

Amin mengungkapkan, pembentukan Kopdes/Kel Merah Putih ini diharapkan juga dapat memangkas rantai distribusi pupuk, sehingga pengiriman menjadi lebih cepat, efisien, dan menguntungkan petani.

“Apa sih yang diharapkan dari dibentuknya Kopdes dan kaitannya dengan rantai pasok? Ya, supaya memotong, Pak—memotong rantai pasok, memotong rantai distribusi. Suplainya itu dipotong supaya lebih cepat. Supaya nanti bisa ada keuntungan lebih buat petani, dan tentunya juga untuk masyarakat di desa,” ujarnya.

Untuk memperkuat peran Kopdes/Kel Merah Putih, Presiden Prabowo menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025. Inpres ini bertujuan mendorong kemandirian desa menuju Indonesia Emas 2045.

Amin menambahkan, Kementerian Koperasi bertugas menyiapkan model bisnis pembentukan koperasi, melakukan sosialisasi, serta evaluasi agar pembentukan Kopdes/Kel berhasil hingga tingkat desa dan kelurahan.

“Saat ini, pada bulan Juni, kami masih dalam tahap sosialisasi ke lapangan,” ujarnya.

Setelah Musdes, pembentukan kelembagaan koperasi dilakukan. Kelembagaan ini berbentuk akta notaris, yang berarti koperasi sudah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB), Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), serta kelengkapan administrasi dan proses bisnis lainnya.

“Jadi, Kopdes itu siap secara kelembagaan dan dokumen untuk menjadi penyalur pupuk subsidi,” jelas Amin.

Launching Koperasi Merah Putih dijadwalkan pada 12 Juli mendatang. Amin menyebutkan, hingga saat ini sudah ada sekitar 45.000 desa yang koperasinya sudah memiliki akta notaris.

“Yang sedang dalam proses sebenarnya lebih banyak. Tenggat waktunya sampai akhir Juni. Mudah-mudahan pada 30 Juni nanti, target 80.000 koperasi yang telah berakta bisa tercapai,” ujarnya.

Amin mengatakan, saat ini pihaknya telah menyiapkan beberapa Koperasi Desa (Kopdes) percontohan yang sudah berjalan. Di antaranya berada di Desa Taman Martani, Kabupaten Sleman, dan Desa Srimulyo, Kecamatan Piyungan, Kabupaten Bantul, Yogyakarta.

Menurut Amin, dari sisi kelembagaan, kedua Kopdes tersebut sudah memenuhi seluruh persyaratan administratif, termasuk akta notaris, Nomor Induk Berusaha (NIB), dan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Pelaksanaan program penghapusan bentor

11 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.