Utang Luar Negeri Indonesia Mencapai $431,5 Miliar
Selasa, 17 Jun 2025, 19:58 WIBJAKARTA -- Bank Indonesia pada hari Senin (16/6) mengatakan bahwa hingga April tahun ini, utang luar negeri negara mencapai 431,5 miliar dolar AS, tumbuh 8,2 persen tahun-ke-tahun.
Dikutip dari Xinhua, menurut BI, utang tersebut digunakan untuk mendukung sektor jasa kesehatan dan kegiatan sosial yang mencakup 22,3 persen dari total utang luar negeri pemerintah, administrasi pemerintah, pertahanan, dan jaminan sosial wajib sebesar 18,7 persen, jasa pendidikan sebesar 16,4 persen, konstruksi sebesar 12 persen, serta transportasi dan pergudangan sebesar 8,7 persen.
"Posisi utang luar negeri April 2025 bersumber dari sektor publik. Peningkatan posisi utang tersebut juga dipengaruhi oleh faktor pelemahan dolar AS terhadap mayoritas mata uang global," kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, dalam keterangan tertulisnya.
Prakoso mengatakan pemerintah Indonesia masih berkomitmen menjaga kredibilitasnya dengan mengelola pembelian prioritas pemerintah secara cermat .
Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Cermati Masa Bediding Saat Puncak-puncaknya Musim Kemarau
-
Kuota Bedah Rumah Jakarta Naik 63 Kali Lipat, dari 158 Jadi 10 Ribu Unit
-
KSEI Gandeng Pegadaian, ETF Emas Bersiap Meramaikan Pasar Modal 2026
-
Sambut HUT Jakarta, Ancol Gratiskan Tiket Masuk Selama Tiga Hari, Ikuti Syarat dan Jadwalnya!
-
Lulusan SD Bisa Berpenghasilan Setara UMR Rp5,7 Juta
-
Bulog Sumut Rutin Cek Kualitas Beras di Gudang, Publik Pertanyakan Transparansi Keamanan Pangan
-
BPJPH Pasang Aturan Ketat, Produk Impor Tanpa Sertifikat Halal Terancam Tersingkir
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.