Perang Iran-Israel Picu Kekhawatiran Pasar, Berikut Proyeksi IHSG
📅 Selasa, 17 Jun 2025, 08:40 WIB | Oleh: Muchamad Ismail
Doc: istimewa
JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berisiko melanjutkan tren negatif hari kedua perdagangan pekan ini.
Pergerakan IHSG diperkirakan masih dipengaruhi sentimen dari eksternal, terutama meningkatnya tensi geopolitik.
VP Marketing, Strategy and Planning Kiwoom Sekuritas Indonesia, Oktavianus Audi melihat pasar akan cenderung wait and see dengan kekhawatiran berlanjutnya peningkatan tensi geopolitik.
Menurutnya, masih belum ada sentimen yang mendorong signifikan penguatan IHSG.
Karenanya, Audi memproyeksikan IHSG dalam perdagangan, Selasa (17/6), bergerak mixed cenderung melemah dalam rentang level support 7.070 dan resistance 7.200.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sebelumnya, IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (16/6) sore, ditutup melemah 48,48 poin atau 0,68 persen ke posisi 7.117,59, seiring pelaku pasar masih mencermati ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah.
Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 6,82 poin atau 0,85 persen ke posisi 794,99.
“Pasar mencermati rilis data ekonomi Tiongkok, dan juga memantau meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah,” ujar Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus di Jakarta.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pelaku pasar masih mencermati konflik yang meningkat antara Israel dan Iran, yang mana kedua negara saling serang selama tiga hari berturut-turut pada Minggu (15/06), dan kedua negara berjanji untuk terus membalas.
Serangan berkelanjutan selama akhir pekan menargetkan infrastruktur energi, yang memicu kenaikan lebih lanjut harga minyak dan menambah ketidakpastian pasar di tingkat global.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!