Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kemendikbud Pantau Pelaksanaan SPMB Bekasi

📅 Senin, 16 Jun 2025, 01:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemendikbud Pantau Pelaksanaan SPMB Bekasi Doc: ANTARA/HO-Humas Kemendikdasmen
Ket. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melakukan pemantauan langsung pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) di SMAN 1 Kota Bekasi dan SMAN 3 Bekasi, Provinsi Jawa Barat pada Sabtu (14/6).

BEKASI – Pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Bekasi mendapat pantauan Inspektur Jenderal Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Faisal Syahrul. Faisal antara lain mengunjungi SMAN 1 Kota Bekasi dan SMAN 3 Bekasi.

Menurut Faisal, peninjauan merupakan bagian dari rangkaian pemantauan nasional terhadap proses SPMB berbagai daerah yang dilaksanakan Kemendikdasmen agar SPMB Tahun Ajaran 2025/2026 berlangsung secara objektif, transparan, akuntabel, dan berkeadilan.

“Kementerian berkomitmen untuk memastikan bahwa setiap anak memiliki hak yang sama dalam mengakses pendidikan bermutu. Tidak boleh ada diskriminasi ataupun praktik kecurangan dalam bentuk apa pun dalam proses SPMB,” ujar Irjen Faisal.

Dalam kunjungan tersebut, dia menerima laporan sekolah terkait kendala teknis pada hari-hari awal pendaftaran. Contoh, gangguan sistem yang lambat diakses karena tingginya lalu lintas pendaftar.

Gangguan sistem pada hari pertama dan kedua memang terjadi. Namun saat ini telah berjalan lancar. “Kami akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk menangani permasalahan teknis,” jelas Faisal.

Adapun sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kecurangan seperti jual-beli kursi atau praktik titipan, dia telah menetapkan dan mengunci daya tampung tiap-tiap satuan pendidikan melalui sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

Kemendikdasmen juga minta sekolah secara terbuka mengumumkan kapasitas sesuai dnegan ketetapan Dapodik. “Kita sudah tetapkan jumlah rombongan belajar dan daya tampung per sekolah. Jika ditemukan pelanggaran, sanksi akan diterapkan,” tegas Irjen Faisal.

Di samping itu, Kemendikdasmen juga telah menggandeng sejumlah lembaga seperti Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kepolisian, Kejaksaan, Ombudsman, dan Inspektorat Daerah guna melakukan pengawasan bersama. Dia menuturkan, langkah tersebut diambil untuk memberikan efek jera serta menjamin integritas proses penerimaan siswa baru.

“Kami terbuka terhadap laporan masyarakat. Jika ditemukan adanya praktik kecurangan, akan langsung ditindak. Kami sudah mengundang berbagai lembaga pengawasan untuk mengawal jalannya proses ini,” katanya.

Faisal pun mengajak seluruh elemen masyarakat, orang tua, sekolah, dan media untuk bersama-sama menjaga proses SPMB agar berjalan tertib dan adil. Dia juga mendorong masyarakat untuk memahami alur seleksi, termasuk jalur dan prosedur pelimpahan pilihan sekolah.

“Kita semua bertanggung jawab atas suksesnya SPMB. Edukasi dan keterbukaan informasi kepada masyarakat adalah kunci utama. Kami pastikan tidak ada anak yang kehilangan haknya untuk mendapat pendidikan bermutu,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

33 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.