Final NBA Kian Panas di Gim Kelima
📅 Senin, 16 Jun 2025, 06:22 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: Maddie Meyer/GETTY IMAGES NORTH AMERICA/AFP
OKLAHOMA CITY – Laga puncak NBA 2025 kian memanas. Bertempat di PayCom Center, Oklahoma City Thunder dan Indiana Pacers kembali bertarung dalam Gim Kelima final, Selasa (16/6). Kedudukan sementara imbang 2-2. Segala kemungkinan masih terbuka lebar. Kedua tim siap bertaruh segalanya demi satu langkah lebih dekat ke gelar juara.
Thunder bangkit dari ketertinggalan dan mengamankan kemenangan dramatis 111-104 di Gim Keempat. Dalam situasi nyaris tertinggal 1-3, tim asuhan Mark Daigneault justru memperlihatkan karakter tangguh. Tertinggal empat poin di tiga menit terakhir, mereka melancarkan laju luar biasa 12-1 untuk membalikkan keadaan.
Di balik keberhasilan itu, satu nama kembali menjadi pusat sorotan. Shai Gilgeous-Alexander, peraih MVP yang sempat redup di Gim Ketiga tampil garang di pertandingan krusial. Dia mencetak 35 poin dengan akurasi tembakan 50 persen. Lebih mencengangkan lagi, 15 dari 16 poin terakhir Thunder berasal dari tangannya.
Ia memecahkan rekor poin krusial terbanyak dalam satu pertandingan final NBA sejak era play-by-play dimulai. “Kemenangan ini soal keyakinan dan eksekusi. Shai memimpin kami dengan cara yang luar biasa,” ujar Daigneault.
Thunder kini punya peluang emas untuk unggul 3-2 di depan publik sendiri. Mereka pun menorehkan rekor baru sebagai tim dengan total poin terbanyak dalam satu musim reguler dan playoff gabungan: 12.205 poin. Dia melewati rekor Golden State Warriors musim 2018-2019 (12.161). Namun, sejarah juga mengingat, Warriors saat itu gagal juara.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu, Pacers harus menelan pil pahit setelah gagal menjaga keunggulan yang telah mereka bangun sejak kuarter pertama. Tiga kuarter awal mereka menangkan, dan unggul tujuh poin saat memasuki kuarter akhir. Namun, segalanya berantakan di 12 menit penutup.
Tim asuhan Rick Carlisle hanya mampu mencetak 17 poin di kuarter keempat. Ini catatan terburuk mereka dalam 50 kuarter terakhir. Bahkan Bennedict Mathurin, yang tampil gemilang di Gim Ketiga, kehilangan sentuhan. Ia gagal mengeksekusi tiga lemparan bebas krusial dan membuat beberapa pelanggaran penting di pengujung laga.ben/AFP/G-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!