Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Warga Kombut Papua Selatan Bersama Satgas TNI Wujudkan Kedaulatan Pangan.

📅 Minggu, 15 Jun 2025, 18:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Warga Kombut Papua Selatan Bersama Satgas TNI Wujudkan Kedaulatan Pangan. Doc: Pen Satgas Yonif 126/KC
Ket. Komandan Pos Kombut, Letda Inf Bambang. Program ini jadi simbol sinergi TNI dan masyarakat untuk kemandirian di wilayah perbatasan Indonesia.

Langkah kecil yang diambil oleh warga Kampung Kombut, Distrik Kombut, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, membawa dampak besar bagi masa depan ketahanan pangan di wilayah perbatasan, Minggu (15/6/2025). Dengan semangat kebersamaan, warga setempat menggandeng Satgas Pamtas Statis Yonif 126/Kala Cakti Pos Kombut dan berencana untuk membuka lahan pertanian sebagai bentuk nyata upaya mewujudkan kedaulatan pangan.Program ini merupakan inisiatif bersama antara masyarakat dan personel TNI yang tergabung dalam Satgas Pamtas, yang tak hanya menjalankan tugas menjaga keamanan wilayah perbatasan, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.“Kami menyediakan lahan dengan sukarela karena sadar bahwa kebutuhan pangan sangat penting. Kami juga senang karena TNI turun langsung membantu kami membuka dan mengolah lahan,” ujar salah satu warga Kampung Kombut.Lahan yang akan dibuka direncanakan ditanami komoditas pangan lokal seperti padi, yang diharapkan dapat menjadi sumber pangan sekaligus penghasilan tambahan bagi masyarakat.Komandan Pos Kombut, Letda Inf Bambang, mengatakan bahwa keterlibatan Satgas dalam program ini adalah bagian dari komitmen TNI untuk hadir di tengah-tengah rakyat, tidak hanya sebagai penjaga perbatasan, tetapi juga sebagai mitra pembangunan desa.“Kami melihat potensi besar di Kampung Kombut, dan kami ingin menjadi bagian dari perubahan itu. Ini adalah langkah kecil yang kami harap membawa dampak besar bagi ketahanan dan kemandirian pangan warga,” ungkapnya.Program ini disambut positif oleh berbagai pihak, termasuk aparat kampung dan tokoh masyarakat, yang menilai kegiatan tersebut dapat mempererat hubungan antara warga dan TNI sekaligus menjadi solusi nyata dalam menghadapi tantangan ketersediaan pangan di wilayah perbatasan.Dengan semangat gotong royong dan sinergi antara rakyat dan TNI, harapan akan kemandirian pangan di wilayah perbatasan bukan lagi angan, melainkan kenyataan yang mulai tumbuh dari langkah-langkah kecil penuh makna.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
Resmi Masuk DK PBB, Kirgist...
Ekonomi
Kuartal I, Hilirisasi Nikel...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.