Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Energi Hijau ke Papua: Terlambat Tapi Harus Ngebut!

📅 Minggu, 15 Jun 2025, 22:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Energi Hijau ke Papua: Terlambat Tapi Harus Ngebut! Doc: ANTARA/ HO- PLN Papua
Ket. Perwakilan Asian Development Bank (ADB) dan Tim Independent Verification Agent (IVA) melakukan peninjauan dan pengecekan ruang baterai penyimpanan pada PLTS Mora Kama, Nabire, Papua Tengah, Jumat (13/6).

JAYAPURA – Pemerataan energi hijau di Tanah Papua sangatlah penting, baik dari segi lingkungan maupun ekonomi, serta untuk peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Energi hijau, yang ramah lingkungan dan berkelanjutan, menawarkan solusi untuk mengatasi tantangan lingkungan seperti perubahan iklim dan polusi, sekaligus membuka peluang ekonomi baru.

PLN Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat terus mempercepat pemerataan energi hijau di Tanah Papua di mana ini merupakan upaya dan langkah nyata dalam meningkatkan bauran energi nasional dan mendukung transisi energi yang berkelanjutan.

General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, Diksi Erfani Umar di Jayapura, Minggu (15/6) mengatakan, percepatan pemerataan transisi energi hijau di Indonesia tersebut melalui dukungan pendanaan dari Asian Development Bank (ADB).

"Pada Jumat (13/6) perwakilan ADB, bersama tim Independent Verification Agent (IVA) melakukan peninjauan dan memverifikasi proyek kelistrikan kami yang ada di Nabire, Papua Tengah," katanya.

Menurut Diksi, di mana peninjauan dan verifikasi proyek kelistrikan pada Nabire merupakan lokasi pengambilan sampel PLN yang ada di Tanah Papua.

"Verifikasi dilakukan guna memastikan dukungan pembiayaan yang diperoleh PLN itu benar-benar berdampak pada percepatan pembangunan akses listrik di seluruh Tanah Papua dengan berbasis pada penggunaan sumber energi hijau," ujarnya.

Dia menjelaskan untuk itu verifikasi ini sangat penting dilakukan guna mendukung pengembangan energi berkelanjutan, berkontribusi pada transisi energi dan mitigasi perubahan iklim, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui listrik sebagai pendorong ekonomi.

"Dukungan ADB dalam pembiayaan proyek energi berkelanjutan sangat penting bagi pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) PLN, yang juga sejalan dengan target Net Zero Emission (NZE) pemerintah pada 2060," katanya.

Dia menambahkan, pendanaan dari ADB dikelola dengan memperhatikan aspek lingkungan dan sosial, membantu meningkatkan pemerataan akses kelistrikan yang ramah lingkungan, khususnya di wilayah timur Indonesia.

"Selama kunjungan, tim meninjau pembangunan PLTS Mora Kama dan jaringan listriknya kemudian juga berdialog dengan masyarakat Kepulauan Moora, dan mengunjungi beberapa industri yang ada di Kabupaten Nabire,"ujarnya lagi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Nasional
Presiden Prabowo lantik Wan...
Olahraga
Fitriani/Fadona melaju ke f...
Rona
7 Drama Korea Baru Wajib Di...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.