Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemimpin Korut Perintahkan Tambah Produksi Peluru Artileri

📅 Sabtu, 14 Jun 2025, 20:58 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Pemimpin Korut Perintahkan Tambah Produksi Peluru Artileri Doc: NHK

SEOUL - Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un, mengunjungi sebuah perusahaan amunisi dan menyerukan peningkatan produksi peluru artileri. Beberapa ahli memperkirakan bahwa 60 persen amunisi yang digunakan Russia untuk menyerang Ukraina dibuat di Korea Utara.

Koran Partai Buruh yang berkuasa, Rodong Sinmun, melaporkan pada Sabtu (14/6) bahwa Kim Jong-un menginspeksi pabrik perusahaan tersebut pada Jumat (13/6).

Kim Jong-un mendapatkan penjelasan mengenai hasil produksi untuk paruh pertama tahun ini.

Koran itu memberitakan Kim Jong-un menekankan perlunya perluasan lebih lanjut kapasitas produksi untuk meningkatkan produksi amunisi kuat baru yang cocok untuk peperangan modern.

Sebuah tim multinasional yang memantau sanksi PBB terhadap Korea Utara mengatakan dalam sebuah laporan yang dirilis bulan lalu bahwa Pyongyang memasok sebanyak 9 juta butir artileri dan amunisi lainnya ke Moskwa pada tahun 2024 saja.

Tim tersebut dibentuk oleh 11 negara, termasuk Jepang, Amerika Serikat, dan Korea Selatan. NHK/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
DPR RI Ingatkan Pariwisata ...
Pramono Cabut KJP dan KJMU Siswa Bermasalah, Pelaku, Perundungan dan Tawuran

Pramono Cabut KJP dan KJMU Siswa Bermasalah, Pelaku, Perundungan dan Tawuran

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.