Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menteri LH Minta Pertamina Percepat BBM Rendah Sulfur Euro 4 di Jabodetabek

📅 Jumat, 13 Jun 2025, 15:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menteri LH Minta Pertamina Percepat BBM Rendah Sulfur Euro 4 di Jabodetabek Doc: ANTARA
Ket. Menteri LH Hanif Faisol Nurofiq memberikan keterangan kepadanya wartawan usai meninjau kilang Pertamina di Balongan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Jumat (13/6/2025)

INDRAMAYU - Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol Nurofiq meminta PT Kilang Pertamina Internasional, terutama yang beroperasi di Balongan, Jawa Barat, mempercepat memenuhi standar bahan bakar rendah sulfur Euro 4, terutama untuk wilayah Jabodetabek.

Dalam tinjauan ke kilang Pertamina di Balongan, Kabupaten Indramayu, pada Jumat, Menteri LH Hanif mengatakan sumbangan polutan dari kendaraan berupa gas buang/ emisi kenderaan bermotor memberi kontribusi 32-41 persen polusi udara Jakarta dan sekitarnya.

"Sementara BBM Jakarta seluruhnya itu dipasok dari kilang Pertamina di Balongan ini, sehingga saya ingatkan semua bahwa perlu langkah-langkah serius Pertamina sebagai pihak yang bertanggung jawab menyuplai BBM di Jabodetabek, untuk segera mengubah, memenuhi standar-standar, kandungan-kandungan, terutama sulfurnya, yang ramah lingkungan," kata Menteri LH Hanif Faisol.

Untuk memastikan kandungan BBM menjadi lebih rendah sulfur, lanjutnya, maka diperlukan biaya yang lebih besar dalam proses produksi guna mencapai standar Euro 4.

Namun, jelasnya, biaya yang dikeluarkan untuk produksi demi menurunkan sulfur tersebut lebih kecil dibandingkan biaya kesehatan yang harus dikeluarkan untuk mengobati penyakit akibat polusi udara, termasuk Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

Dia mencontohkan bagaimana BPJS Kesehatan harus mengeluarkan sekitar Rp10 triliun untuk ISPA pada 2022. Sementara itu masih ada masyarakat yang belum terdaftar sebagai BPJS Kesehatan dan hal itu memungkinkan masih ada pasien ISPA yang belum terdata, belum lagi adanya penyakit turunan atau komorbid.

"Sehingga dengan demikian kita perlu ingatkan Pertamina, ada pasal Undang-Undang 32 Tahun 2009, Pasal 99 Ayat 1 bahwa barang siapa karena kelalaiannya menyebabkan kelebihan baku mutu yang menyebabkan kerusakan lingkungan, pencemaran lingkungan, dapat dikenakan pidana satu tahun dan denda Rp3 miliar," katanya.

Potensi pidana dan denda tersebut, kata Menteri LH, tidak akan pandang bulu dijatuhkan kepada pihak yang dianggap bertanggung jawab atau berkontribusi terhadap peningkatan polutan tersebut.

Langkah itu diambil sebagai upaya mitigasi dan antisipasi Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) terkait potensi penurunan kualitas udara Jabodetabek. Selain emisi dari gas buang kendaraan, pihaknya juga terus melakukan pengawasan terhadap 48 kawasan industri di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Sebelumnya KLH pada Kamis (12/6) juga menghentikan operasional dua perusahaan di Kabupaten Bekasi yang bergerak dalam peleburan besi dan pengolahan ban serta aki bekas yang terbukti menyebabkan pencemaran udara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
Megapolitan
Anggota DPRD DKI Minta Pena...
Megapolitan
Pemkot Tangerang Siap Perku...

UNPAR Bogor Resmi Dibuka

34 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
UNPAR Bogor Resmi Dibuka
Megapolitan
Basarnas Banten Berhasil Me...
Advertisement
Trump Desak Zelensky Mundur di Tengah Serangan Russia yang Tewaskan 21 Orang

Trump Desak Zelensky Mundur di Tengah Serangan Russia yang Tewaskan 21 Orang

11 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.