Mengenal 7 Satwa Nokturnal di Safari Malam Taman Safari Bogor
📅 Jumat, 13 Jun 2025, 15:50 WIB | Oleh: Tim PenulisCakar beruang madu lebih kuat dari manusia, memungkinkan mereka memanjat pohon licin dalam kegelapan total. Yang mengagumkan, mereka dapat mendeteksi sarang madu dari jarak 1 kilometer hanya dengan penciuman!
4. Harimau Sumatera: Raja Malam yang Terancam Punah
Hanya tersisa 400 ekor di alam liar, Harimau Sumatera adalah pemburu malam paling sempurna di Asia Tenggara. Mata mereka memiliki lapisan reflektif khusus yang memberikan penglihatan malam 6 kali lebih tajam dari manusia. Belang-belang unik mereka berfungsi sebagai kamuflase sempurna dalam bayangan malam.
Yang memukau, Harimau Sumatra dapat melompat horizontal sejauh 10 meter dan vertikal 3 meter – kemampuan yang memungkinkan mereka berburu mangsa di kanopi hutan. Suara aumannya dapat terdengar hingga 3 kilometer bahkan bisa lebih jauh, berfungsi sebagai komunikasi teritorial di kegelapan.
Sebaiknya Anda baca juga:
5. Tapir Asia: Penjelajah Malam yang Unik
Dengan penampilan yang tampak seperti gabungan gajah dan babi, Tapir Asia adalah perenang malam yang luar biasa. Belalai fleksibel mereka dapat berputar 360 derajat, berfungsi sebagai snorkel saat berenang di sungai gelap.
Tapir dapat menyelam hingga kedalaman 5 meter untuk mencari umbi-umbian di dasar sungai. Pola hitam-putih pada tubuh dewasa bukan sekadar estetika, ini adalah kamuflase "disruptive" yang memecah siluet tubuh dalam cahaya bulan, membuat predator bingung menentukan ukuran dan posisi mereka.
Sebaiknya Anda baca juga:
6. Oryx: Antelop Gurun Penakluk Malam
Oryx memiliki sistem pendingin tubuh paling canggih di dunia hewan. Darah mereka dapat mencapai suhu 46°C tanpa kerusakan organ – suhu yang akan mematikan mamalia lain. Di malam hari, mereka menggunakan tanduk lurus sepanjang 85 cm sebagai "antena" untuk mendeteksi getaran predator dari jarak 2 kilometer.
Yang menakjubkan, Oryx dapat bertahan hidup tanpa minum air selama berbulan-bulan, memperoleh kelembaban dari tumbuhan gurun dan embun malam. Kemampuan navigasi mereka menggunakan bintang telah menginspirasi teknik navigasi modern. Tidak hanya itu, mereka juga menggunakan indera penglihatan untuk melihat medan, pendengaran untuk mendengarkan suara lingkungan, dan penciuman untuk melacak jejak atau bau makanan.
7. Binturong: Si "Beruang Kucing" Nokturnal dengan Aroma Popcorn
Binturong adalah salah satu hewan paling unik di dunia dengan penampilan yang membingungkan - tubuh seperti beruang, wajah seperti kucing, dan ekor seperti monyet! Yang paling mengejutkan, binturong mengeluarkan aroma seperti popcorn mentega karena senyawa kimia alami bernama 2-acetyl-1-pyrroline yang sama dengan yang ada di jagung panggang.
Sebagai "petani hutan" nokturnal, binturong memainkan peran vital dalam ekosistem dengan menyebarkan biji-bijian melalui kotorannya setelah memakan buah-buahan di malam hari. Satu binturong dapat menyebarkan lebih dari 60 spesies tanaman berbeda, menjadikan mereka arsitek hutan yang sesungguhnya!
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!