Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kemendikdasmen: Pengambilan PIN SPMB Kini Bisa di 10 Sekolah Terdekat

📅 Rabu, 11 Jun 2025, 17:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemendikdasmen: Pengambilan PIN SPMB Kini Bisa di 10 Sekolah Terdekat Doc: Antara
Ket. Direktur Jenderal Pendidikan PAUD Dikdasmen Kemendikdasmen Gogot Suharwoto menyampaikan paparan dalam acara Forum Bersama Pengawasan SPMB 2025/2026 di Jakarta Pusat pada Rabu (11/6).

Jakarta - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengingatkan layanan pengambilan Personal Identification Number (PIN) dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) dapat dilakukan di lima hingga sepuluh sekolah terdekat dari tempat tinggal calon siswa.

Direktur Jenderal Pendidikan PAUD Dikdasmen Kemendikdasmen, Gogot Suharwoto mengatakan antrean panjang untuk memperoleh PIN pendaftaran SPMB seperti yang terjadi di wilayah Jawa Timur, dikarenakan informasi mengenai mekanisme pengambilan PIN tersebut belum tersampaikan secara merata.

“PIN bisa diambil di lima satuan pendidikan, tidak harus sekolah yang dituju. Kemudian, bisa di 10 sekolah terdekat dari tempat tinggal. Jadi, sudah clear ya," kata Gogot usai acara Forum Bersama Pengawasan SPMB 2025/2026 di Jakarta Pusat, Rabu (11/6).

Ia menerangkan antrean pengambilan PIN SPMB seperti di wilayah Jawa Timur dikarenakan orang tua calon murid yang secara bersamaan melakukan pengambilan sejak pagi, padahal loket pengambilan PIN melayani hingga pukul 17.00 WIB.

“Yang lucu, pagi ngantre dari jam 7, padahal loketnya bisa sampai jam 5 sore. Kalau mau datang jam 12 siang ya enggak apa-apa, itu cuma verifikasi PIN. Intinya, untuk memastikan bahwa yang daftar itu orang,” tegasnya.

Oleh karena itu, Gogot berjanji akan memasifkan lagi sosialisasi terkait aturan pelaksanaan SPMB tahun ini guna mencegah kesalahpahaman serupa terulang kembali.

"Sosialisasi perlu kami masifkan lagi. Jadi mohon dukungan teman-teman supaya orang tua tidak salah paham lagi terhadap aturan mengenai SPMB yang sudah ditetapkan di daerah,” katanya.

Sebelumnya, di Surabaya pada Selasa (10/6), Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Jawa Timur Aries Agung Paewai sudah menginstruksikan seluruh operator SMA/SMK negeri di Jatim untuk tidak membatasi layanan pengambilan Personal Identification Number (PIN) dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025.

Ia menyampaikan instruksi tersebut untuk menanggapi keluhan masyarakat terkait antrean panjang saat verifikasi dan validasi berkas untuk pengambilan PIN.

“Saya minta seluruh sekolah melayani masyarakat dengan baik, memudahkan setiap proses, dan tidak membatasi verifikasi serta validasi berkas,” kata Aries.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Modena Tawarkan Diskon hingga 77 Persen di PRJ

31 menit yang lalu | Haryo Brono

Rona
Modena Tawarkan Diskon hing...
Nasional
DPR RI Ingatkan Pariwisata ...
Pramono Cabut KJP dan KJMU Siswa Bermasalah, Pelaku, Perundungan dan Tawuran

Pramono Cabut KJP dan KJMU Siswa Bermasalah, Pelaku, Perundungan dan Tawuran

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.