Bupati Temanggung Tak Mau Harga Tembakau Murah, Ini Pesan Tajamnya!
📅 Rabu, 11 Jun 2025, 17:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/Heru Suyitno
TEMANGGUNG - Petani Tembakau di Temanggung Jawa Tengah perlu menjaga kualitas hasil tanamannya untuk mendongkrak harga jual pada panen pada 2025.
Untuk itu, petani diminta jangan mencampur tembakau asli Temanggung dengan daerah lain yang tentunya mempunyai kualitas berbeda, baik rasa maupun aromanya
"Yang penting jaga kualitas, saya punya optimisme jika kualitasnya itu kembali pada tahun 80-an saya masih yakin dihargai oleh pabrik rokok," kata Bupati Temanggung Agus Setyawan di Temanggung, Rabu (11/6).
Bahkan, Pemkab Temanggung juga sudah menemui beberapa perwakilan pabrik rokok agar berkomitmen membeli tembakau milik petani.
Menurut dia, apa yang sudah disampaikan kawan-kawan pemilik pabrik rokok di beberapa tempat di Kudus maupun di Malang mohon bisa diindahkan, apakah itu akan menjadi jaminan harga mahal atau tidak itu menjadi hak prerogatif pabrik.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kami Pemkab Temanggung mencoba memfasilitasi dan menyuarakan aspirasi yang menjadi keluh kesah masyarakat, khususnya petani agar pabrik rokok membeli tembakau kita," katanya.
Ia menyampaikan, tembakau masih menjadi komoditas unggulan dan sumber pendapatan utama bagi petani di Temanggung. Budidaya tembakau memberikan pendapatan yang signifikan dan menjadi pilar ekonomi lokal, serta menyediakan lapangan kerja bagi ribuan orang.
Di tahun 2025 ini luas tanam tembakau mencapai 14 ribu hektare lebih, luasan tersebut tersebar di sejumlah kecamatan, mulai dari lerang Gunung Prahu, Sindoro dan Sumbing.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!