Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Wow! Garut Bidik Produksi Padi Fantastis 816 Ribu Ton di 2025!

📅 Minggu, 08 Jun 2025, 18:46 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wow! Garut Bidik Produksi Padi Fantastis 816 Ribu Ton di 2025! Doc: ANTARA/Feri Purnama
Ket. Petani mengecek kondisi lahan sawah yang sudah melalukan penanaman meski menjelang kemarau di Desa/Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Minggu (8/6/2025).

GARUT - Peningkatan produksi padi dapat memperkuat ketahanan pangan nasional, membuat negara lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan, dan mengurangi risiko krisis pangan. 

Pertanian padi yang produktif dapat menciptakan lapangan kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah pertanian. 

Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat, menargetkan produktivitas padi di daerahnya sebanyak 816.860 ton gabah kering panen (GKP) pada 2025.

Pemkab optimistis itu dapat tercapai dengan memaksimalkan pemanfaatan lahan sawah dan didukung kondisi cuaca tahun ini merupakan kemarau basah.

"Target pusat 816.860 ton GKP," kata Kepala Bidang Sarana Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan pada Dispertan Kabupaten Garut, Ardhy Firdian di Garut, Minggu (8/6).

Ia menuturkan, Pemkab Garut merupakan daerah yang memiliki lahan sawah produktif seluas 46.816 hektare dan terdapat lahan tadah hujan seluas 11.240 hektare tersebar di 42 kecamatan.

Lahan seluas itu, kata dia, diupayakan untuk bisa mencapai target produksi padi di tahun 2025 sebanyak 816.860 ton GKP, atau lebih tinggi targetnya dibandingkan dengan tahun sebelumnya sebanyak 665.565 ton GKP.

"Kalau target memang pasti dinaikkan terus," katanya.

Ia mengungkapkan, hasil produksi 2024 melebihi target yakni dari 665.565 ton mencapai 796.019 ton GKP dengan kondisi tahun kemarin dilanda kemarau cukup panjang.

Target tahun ini, kata dia, Dispertan Garut optimistis bisa mencapainya karena akan didukung dengan kondisi cuaca yang diprediksi tahun ini kemarau basah.

Ia menjelaskan, kemarau basah tersebut artinya masih terjadi turun hujan meski intensitas maupun volumenya akan jauh berkurang, namun setidaknya akan ada lahan yang bisa dioptimalkan untuk tetap produktif.

"Optimis dengan kondisi hujan yang mudah-mudahan masih bisa bertahan sampai Juni, di samping laporan BMKG tahun ini memang kemaraunya termasuk kemarau basah," katanya.

Ia menambahkan, data produksi padi dari Januari sampai April 2025 di Garut sudah mencapai 325.272 ton GKP dengan rincian produksi Januari sebanyak 78.308 ton, Februari sebanyak 94.086 ton, Maret sebanyak 88.530 ton, dan April sebanyak 64.348 ton.

Program untuk meningkatkan indeks pertanaman padi di Garut, kata dia, di antaranya pemerintah memfasilitasi bantuan benih, kemudian pompa air, irigasi perpompaan, dan optimalisasi lahan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Naomi Siap Hadapi Elise Mertens

1.5 jam yang lalu | Opik

Olahraga
Naomi Siap Hadapi Elise Mer...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.