Mentan: Proses Hukum Pemain Data Beras Jalan Terus
Minggu, 08 Jun 2025, 16:10 WIBJAKARTA - Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, meminta proses hukum bagi oknum yang memanipulasi data beras jalan terus. Saat ini, oknum tersebut tengah diproses hukum oleh Satgas Pangan.
Ia mengungkapkan, bahwa manipulasi yang dilakukan oknum tersebut terkait stok menyebabkan kenaikan harga beras. Hal ini, menurutnya, berakibat pada kerugian petani. "Saat ini sementara diproses oleh Satgas Pangan. Kami minta jangan mempermainkan nasib petani dan konsumen," kata Mentan Amran dalam keterangannya, dikutip Sabtu (7/6).
Menurut mentan, meskipun oknum tersebut telah meminta maaf, namun proses hukum tetap akan berlanjut. "Mereka meminta maaf ke Satgas Pangan, tapi saya katakan tidak! Pemeriksaan harus tetap dilanjutkan, ini tidak boleh dibiarkan," ujar Mentan Amran.
"Seandainya stok kita kurang, pasti jawabannya impor, padahal stok kita cukup, tidak kurang. Akhirnya kalau kita impor, yang terpukul adalah petani, mereka bisa tidak semangat berproduksi, saya tidak akan biarkan pihak-pihak yang melemahkan petani," ucap Mentan Amran.
Ia pun menegaskan komitmennya untuk melindungi petani dari permainan oknum yang memanipulasi data beras. Hal ini, menurutnya, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, yang terus memberi perhatian dan kemudahan bagi sektor pertanian.
"Bapak Presiden telah memberi kemudahan bagi pertanian, bantuan pupuk, memberi harga yang baik. Jadi jangan dizalimi petani, kalau negara mau kuat, ingat petani," kata dia
Ia juga memastikan bahwa stok beras saat ini dalam kondisi aman. "Sekarang stok beras kita banyak, tapi ada yang mencoba-coba memainkan data sehingga kelihatannya beras kita kurang pasokannya," kata dia.
Mentan Amran menyampaikan, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, pemerintah akan terus memberi perhatian dan kemudahan bagi sektor pertanian. Termasuk melalui bantuan pupuk dan kebijakan harga yang menguntungkan petani.
"Petani kita, baik pangan, perkebunan, maupun peternakan, jumlahnya mencapai 150 sampai 160 juta. Nah, kalau ini diperkuat, pasti Republik ini kuat," kata Mentan Amran. ils/I-1
- Mentan
- manipulasi data beras
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Kembangkan Budi Daya Kakao, Pemkab Sigi Libatkan Perempuan dan Milenial
-
Mentan: Nilai Tukar Petani Alami Peningkatan
-
Rezeki Nomplok bagi 5.000 Warga Subang Jawa Barat
-
DPR Tegaskan Institusi Pendidikan Tinggi Bukan Ruang Transaksi
-
Buronan kasus narkoba Bayu Wicaksono tiba di Bareskrim Polri
-
Sembahyang arwah leluhur di Tulungagung
-
Jakarta, Tiada Hari Tanpa Kebakaran, Hari Ini Api Mengamuk di Cipinang
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.