Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemenekraf Nilai Balinale Sebagai Wadah Pertumbuhan Ekosistem Kreatif

📅 Minggu, 08 Jun 2025, 06:13 WIB | Oleh:
Kemenekraf Nilai Balinale Sebagai Wadah Pertumbuhan Ekosistem Kreatif Doc: ANTARA/HO-Kemenekraf
Ket. Kemenekraf nilai Balinale sebagai wadah pertumbuhan ekosistem kreatif.

JAKARTA - Kementerian Ekonomi Kreatif menilai Bali International Film Festival (Balinale) edisi ke-18, yang menayangkan puluhan film dari berbagai negara, sebagai wadah pertumbuhan ekosistem kreatif nasional

Deputi Bidang Kreativitas Media, Kementerian Ekonomi Kreatif (Ekraf), Agustini Rahayu melalui keterangan resminya, Sabtu, (7/6) menyatakan bahwa film merupakan subsektor strategis dalam pengembangan ekonomi kreatif. Festival ini juga menjadi ruang pertemuan kreator, produser, dan institusi dari berbagai negara untuk membangun kolaborasi berkelanjutan.

"Festival ini merupakan katalisator bagi pertumbuhan ekosistem kreatif Indonesia," kata Agustini.

Bali International Film Festival (Balinale) edisi ke-18 diselenggarakan di mal di Sanur, Bali, pada 1 hingga 7 Juni 2025. Festival itu lebih dari 70 film dari 32 negara, termasuk delapan penayangan perdana dunia, 25 perdana Asia, 16 premier internasional, serta 23 karya Indonesia.

Balinale merupakan satu-satunya festival di Indonesia yang memenuhi persyaratan Oscar dan telah membangun reputasi selama hampir dua dekade sebagai wadah penting bagi sinema berkualitas. Tidak heran, jika ajang tersebut dimanfaatkan untuk berkumpulnya para pelaku industri film dunia, sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam peta budaya dan ekonomi kreatif global.

Festival Balinale mendapat dukungan dari Kementerian Ekonomi Kreatif, Kementerian Kebudayaan, Pemerintah Provinsi Bali, dan Pemerintah Kota Denpasar.

Kementerian Ekraf terus berkomitmen mendukung pertumbuhan industri film nasional melalui regulasi yang inklusif, fasilitasi akses pasar internasional, serta kerja sama lintas negara yang memperkuat daya saing pelaku kreatif Indonesia.

“Ekonomi kreatif berkembang melalui cerita yang orisinal, inovatif, dan memiliki perspektif global. Film bukan hanya media hiburan, tetapi juga alat diplomasi budaya, identitas nasional, dan penggerak ekonomi,” kata Agustini.

Penyelenggara membuka Festival Balinale 2025 dengan menayangkan film animasi "Flow" karya Gints Zilbalodis dari Latvia yang meraih penghargaan Academy Award 2025.

Pada penutupan, mereka akan memutarkan dua film IMAX yang diproduksi di Indonesia, seperti "Under the Sea" karya Howard Hall (AS/Kanada) dan "Born to Be Wild" oleh David Lickley (AS). Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.