Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Serangan Baru Trump, Larang Visa bagi Mahasiswa Asing yang akan Kuliah di Harvard

📅 Kamis, 05 Jun 2025, 13:26 WIB | Oleh:
Serangan Baru Trump, Larang Visa bagi Mahasiswa Asing yang akan Kuliah di Harvard Doc: Harvard.edu
Ket. Wisuda Mahasiswa Universitas Harvard di Cambridge, Massachusetts

WASHINGTON - Presiden AS Donald Trump pada hari Rabu (4/6) mengumumkan larangan visa bagi mahasiswa asing yang akan mulai berkuliah di Universitas Harvard, meningkatkan tindakan keras pemerintahannya terhadap pendidikan tinggi.

"Saya telah menetapkan bahwa perlu untuk membatasi masuknya warga negara asing yang ingin memasuki Amerika Serikat semata-mata atau terutama untuk berpartisipasi dalam program studi di Universitas Harvard atau dalam program pertukaran pengunjung yang diselenggarakan oleh Universitas Harvard," kata Trump dalam sebuah pernyataan pada Rabu malam.

Pemerintahan Trump telah terlibat dalam pertikaian berkelanjutan dengan dunia akademis, khususnya Harvard.

Lembaga Ivy League tersebut terus-menerus memantik kemarahan Trump saat secara terbuka menolak tuntutan berulang pemerintahannya untuk menyerahkan kendali atas rekrutmen, kurikulum, dan pilihan penelitian.

Pengumuman Trump mengatakan keputusannya akan berlaku segera dan "akan berlaku bagi orang asing yang masuk atau mencoba memasuki Amerika Serikat untuk mulai berkuliah di Universitas Harvard" melalui Program Mahasiswa dan Pengunjung Pertukaran.

Ditambahkannya, mahasiswa internasional saat ini yang berkuliah di Harvard dengan berbagai visa menghadapi peninjauan, dan berisiko "visa mereka dicabut."

Pernyataan itu mengatakan tindakan itu diperlukan untuk melindungi "keamanan nasional".

"Menurut penilaian saya, hal itu menimbulkan risiko yang tidak dapat diterima bagi keamanan negara kita jika sebuah institusi akademis menolak memberikan informasi yang memadai, ketika diminta, tentang berbagai contoh pelanggaran dan tindak pidana yang dilakukan oleh para mahasiswa asingnya," kata Trump.

Ia juga menuduh bahwa "Harvard dan organisasi afiliasinya di kampus terus menolak memberikan kesempatan yang sama kepada warga Amerika yang bekerja keras."

"Amerika Serikat tidak berkepentingan untuk semakin memperparah diskriminasi Harvard terhadap ras yang tidak diutamakan, asal usul kebangsaan, kesamaan nenek moyang, atau agama dengan semakin mengurangi kesempatan bagi mahasiswa Amerika melalui pendaftaran mahasiswa asing yang berlebihan," katanya.

Keputusan hari Rabu tampaknya hanya berlaku untuk Universitas Harvard.

Pemerintahan Trump telah menargetkan mahasiswa asing secara eksplisit. Menteri Luar Negeri Marco Rubio berjanji akan "secara agresif" mencabut visa bagi mahasiswa dari Tiongkok.

Minggu lalu, saat para mahasiswa lulus, seorang hakim memperpanjang pemblokiran sementara terhadap tawaran Trump untuk mencegah Harvard menerima mahasiswa internasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Filipina Gagas Pendirian Fo...
PEMILIHAN UMUM

Peru Gelar Pemilihan Presiden

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Peru Gelar Pemilihan Presiden
Luar Negeri
Presiden Korsel Nominasikan...
Luar Negeri
Korut Pantang Mundur dari P...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
OJK Sebut Ada 8 Pinjol yang Masuk Pengawasan Khusus

OJK Sebut Ada 8 Pinjol yang Masuk Pengawasan Khusus

07 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.