Perjuangan Berat Skuad Garuda untuk Jaga Asa
Kamis, 05 Jun 2025, 06:51 WIBJAKARTA - Laga krusial akan tersaji di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (5/6) saat Tim Nasional (timnas) Indonesia menjamu Tiongkok dalam laga lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Pertandingan ini bukan sekadar ajang revans atas kekalahan 1-2 di pertemuan pertama, namun menjadi titik hidup mati perjalanan Skuad Garuda menuju babak keempat kualifikasi.
Dengan koleksi sembilan poin dari delapan pertandingan, Indonesia menempati peringkat keempat grup. Raihan tiga poin dalam laga kontra Tiongkok akan menyalakan kembali harapan untuk melangkah ke fase selanjutnya. Tentu dengan syarat tambahan: Bahrain kalah dari Arab Saudi di partai lain grup yang sama.
Sebaliknya, Tiongkok yang kini hanya mengoleksi enam poin di posisi juru kunci, akan tersisih jika kembali tumbang. Meski menang 1-0 atas Bahrain di laga terakhir Maret lalu, pelatih Patrick Kluivert mengaku masih menyimpan kekhawatiran. âKami bermain dengan semangat dan konsistensi tinggi saat melawan Bahrain, tapi masalah belum selesai. Absennya beberapa pemain kunci membuat tantangan semakin besar,â ujar Kluivert.
Nama-nama seperti Marselino Ferdinan dan Ragnar Oratmangoen dipastikan absen. Marselino yang tampil gemilang dengan dua gol ke gawang Arab Saudi dan satu assist kontra Bahrain, mengalami cedera otot ringan dan dua akumulasi kuning. Ragnar, yang kerap menjadi kreator serangan dari sisi kiri, masih belum pulih dari infeksi virus. Ditambah lagi, Eliano Reijnders memilih kembali ke Belanda untuk menemani kelahiran anak pertamanya.
âIni bukan ideal. Tapi harus berani mencoba kombinasi baru. Pemain lain siap menggantikan peran mereka,â tegas Kluivert. Situasi di lini belakang menjadi sorotan tersendiri. Duet solid Justin Hubner, Jay Idzes, dan Rizky Ridho mencatat lima clean sheet dari tujuh kali tampil bersama.
Ini termasuk saat menang atas Arab Saudi (2-0) dan Bahrain (1-0). Sementara itu, ketika Mees Hilgers menggantikan salah satu dari mereka, Indonesia malah kebobolan lima gol dalam dua laga, termasuk kekalahan 1-2 dari Tiongkok di pertemuan pertama.
Di lini serang, ekspektasi bertumpu kepada Ole Romeny yang menjadi pahlawan di laga terakhir. Dia kemungkinan besar kembali dipasangkan dengan Rafael Struick dan Ramadhan Sananta dalam formasi tiga penyerang yang fleksibel.
Sektor tengah kemungkinan akan dihuni Thom Haye dan Joey Pelupessy. Cadangan seperti Stefano Lilipaly, Egy Maulana Vikri, atau Beckham Putera disiapkan untuk memperkuat lini kreativitas dan mengisi kekosongan yang ditinggalkan Marselino.
Tiongkok Tertekan
Di sisi lain, pelatih Tiongkok Branko Ivankovic datang dengan tekanan besar. Tim asuhannya menelan kekalahan 0-2 dari Australia di laga sebelumnya dan kini harus mengejar selisih tiga poin dari Indonesia. Sejarah juga tidak berpihak dalam delapan laga tandang terakhir, Tiongkok hanya menang sekali, kalah lima kali.
âKami masih punya peluang, tapi tidak ada ruang untuk kesalahan lagi. Kami pernah mengalahkan Indonesia, tapi kali ini berbeda. Mereka main di kandang, dan punya motivasi ekstra,â ujar Ivankovic.
Tiongkok diperkirakan kembali memainkan formasi 4-3-1-2 dengan Yongjing Cao sebagai poros serangan di belakang duet Shihao Wei dan Yuning Zhang. Lini tengah akan diisi trio Haoyang Xu, Zhengyu Huang, dan Wenneng Xie, dengan duet bek tengah Pengfei Han dan Shenglong Jiang berupaya meredam kecepatan penyerang Indonesia.
Analis sepak bola Asia Tenggara, Gong Xie, menyebut bahwa duel ini bukan sekadar adu taktik. âIni tentang karakter dan mentalitas. Indonesia bermain di rumah sendiri, dengan 80 ribu lebih penonton akan memberikan dukungan di GBK. Tapi tekanan itu juga bisa menjadi beban jika tidak dikelola,â ujar Gong.
Sejarah memang mencatat Tiongkok unggul dalam pertemuan head to head. Namun atmosfer GBK dan semangat membara Skuad Garuda bisa menjadi pembeda. âJika Indonesia bisa mencetak gol lebih dulu, Skuad Garuda punya peluang besar. Tapi jika kebobolan lebih dulu, situasi bisa berubah sangat cepat,â ujar Gong.
Laga ini bisa menjadi titik balik sepak bola Indonesia, atau justru akhir dari perjalanan. Semua akan ditentukan dalam 90 menit yang sarat emosi dan ketegangan. ben/G-1
Perkiraan Formasi
Indonesia 3-4-2-1
Emil Audero
Jay Idzes, Rizky Ridho, Justin Hubner
Kevin Diks, Thom Haye, Joey Pelupessy, Calvin Verdonk
Stefano Lilipaly, Rafael Struick
Ole Romeny
Tiongkok 4-2-3-1
Wang Da Lei
Yang Ze Xiang, Jiang Guang Tai, Zhu Chen Jie, Hu He Tao
Wang Shang Yuan, Yang Ming Yang
Wei Shi Hao, Serginho, Wang Yu Dong
Zhang Yu Ning
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Langkah Portugal ke Piala Dunia Tertunda setelah Ditahan Hungaria 2-2
-
Puskas Award, Menunggu Kemenangan Rizky Ridho
-
Antisipasi Dampak Krisis Global, Beberapa Fraksi Parpol DPR Dukung Opsi Prabowo Kurangi Gaji Pejabat
-
Hasil Liga Eropa: AS Roma Menang Telak 3-0 dari Celtic Berkat Dua Gol Evan Ferguson
-
Tujuan Aceh dan Medan, Ditjen Hubdat Lepas Keberangkatan Mudik Gratis
-
Sekolah Hak Kekayaan Intelektual di Bangli, Sungguh Sebuah Inovasi
-
Estonia Sebut Russia Tak Punya Rencana Menyerang Kawasan Baltik
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.