Pemkab Kuningan Pastikan 6.700 Pekerja Rentan Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan
Senin, 11 Mei 2026, 05:45 WIBKuningan - Pemerintah Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, memastikan sekitar 6.700 pekerja rentan di daerah tersebut telah terlindungi program perlindungan sosial ketenagakerjaan berupa Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).Â
Wakil Bupati Kuningan Tuti Andriani di Kuningan, Minggu (10/5), mengatakan JKK dan JKM merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam memberikan rasa aman serta perlindungan kepada masyarakat pekerja. Â
Menurut dia, program tersebut menyasar petani tembakau, petani cengkeh, dan pekerja rentan lainnya sebagai upaya memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan di Kabupaten Kuningan.
âKami telah menyerahkan secara simbolis kartu BPJS Ketenagakerjaan pada peringatan Hari Buruh yang dilaksanakan hari ini di Kuningan,â katanya.
Ia menyampaikan pemerintah daerah berkomitmen meningkatkan kesejahteraan pekerja melalui berbagai program perlindungan sosial, terutama bagi sektor informal yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap jaminan sosial ketenagakerjaan.Â
Pihaknya pun mengapresiasi seluruh pekerja dan buruh di Kabupaten Kuningan yang telah memberikan dedikasi, tenaga, serta pemikirannya dalam mendukung pembangunan daerah.
Lebih lanjut, ia mengatakan pemerintah daerah telah melepas 50 peserta program pemagangan ke Jepang hasil kolaborasi Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), kementerian terkait, Bursa Kerja Khusus (BKK), dan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK).
âPara peserta harus memanfaatkan kesempatan ini dengan baik, meningkatkan kompetensi, dan menjadi generasi pekerja yang profesional,â ujarnya.
Ia menuturkan Kabupaten Kuningan diproyeksikan membutuhkan sekitar 30 ribu tenaga kerja seiring rencana berdirinya sedikitnya lima pabrik besar, di daerah tersebut.
Atas dasar tersebut, kata dia, masyarakat diminta berhati-hati terhadap penyaluran tenaga kerja ilegal ke luar negeri dan selalu berkoordinasi dengan dinas terkait.
âMomentum ini untuk memperkuat hubungan industrial yang harmonis antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah,â katanya.
Sementara itu, Sekretaris Disnakertrans Kabupaten Kuningan Krisyudi mengatakan pelaksanaan Hari Buruh tahun ini di daerahnya merupakan hasil kolaborasi dari sejumlah pihak dari perusahaan hingga serikat pekerja, dengan jumlah peserta mencapai lebih dari 3.000 orang.
âSumber anggaran kegiatan nol rupiah, seluruhnya didukung melalui partisipasi perusahaan dan berbagai pihak,â ujarnya.
Redaktur: Andes Tanjung
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Gubernur Pramono: Waspadai Dampak Konflik Iran terhadap Harga Barang di Jakarta
-
Kondisi Banjir di Jalur Pantura Semarang Memasuki Hari Keenam
-
Bensin Reguler di Kamboja Tembus 5.450 Riel, Sektor Transportasi Mulai Tercekik
-
Tuntas Pekan Depan, Menteri PU Tekankan Ketersediaan Air Bersih Bagi Rumah Hunian di Tapanuli Selatan
-
Pelayaran perdana kapal cepat Express Cantika 07 rute Kendari-Raha
-
Anthrobots, Masa Depan Kedokteran Tanpa Obat Kimia Dosis Tinggi
-
Kuningan Andalkan Teknologi Bioflok untuk Bangkitkan Ekonomi Desa
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.