Simone Inzaghi Tinggalkan Inter Milan Usai Kekalahan Memalukan di Final Liga Champions

Rabu, 04 Jun 2025, 15:10 WIB

JAKARTA - Simone Inzaghi resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai manajer Inter Milan, demikian diumumkan klub Serie A tersebut pada Selasa. Keputusan itu datang hanya beberapa hari setelah kekalahan telak 5-0 dari Paris Saint-Germain di final Liga Champions, yang sekaligus menutup musim tanpa satu pun trofi bagi Nerazzurri.

Kekalahan di Munich tersebut menjadi penutup pahit bagi musim Inter yang sebelumnya juga gagal menjuarai Serie A, di mana mereka finis di posisi kedua, terpaut satu poin dari sang juara Napoli. Inter juga tersingkir dari Coppa Italia setelah dikalahkan AC Milan di semifinal dengan agregat 4-1, memperburuk catatan musim yang mengecewakan.

Ket. Foto: Pelatih Inter Milan Simone Inzaghi tampak putus asa saat berjalan melewati lapangan — Sumber: Reuters

Inzaghi, yang telah menangani Inter sejak 2021, kini meninggalkan klub dengan membawa enam trofi: satu gelar Serie A, dua Coppa Italia, dan tiga Piala Super Italia. Dalam pernyataan pribadinya, ia menyampaikan salam perpisahan emosional kepada seluruh pendukung Inter.

"Sudah tiba saatnya bagi saya untuk mengucapkan selamat tinggal kepada klub ini setelah empat tahun perjalanan, di mana saya memberikan segalanya," tulisnya.

"Saya ingin mempersembahkan satu kata terakhir kepada jutaan penggemar Nerazzurri yang menyemangati saya, menangis dan menderita di saat-saat sulit, serta tertawa dan merayakan enam kemenangan yang kita alami bersama. Aku tidak akan pernah melupakanmu," tambah Inzaghi.

Inter kini berpacu dengan waktu untuk menunjuk pelatih baru sebelum memulai kampanye mereka di Piala Dunia Antarklub, di mana mereka dijadwalkan menghadapi Monterrey dari Meksiko pada 17 Juni. Dalam pernyataan resmi, presiden klub Giuseppe Marotta menyebut perpisahan ini terjadi secara damai.

"Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Simone Inzaghi atas pekerjaan yang telah dilakukan, atas semangat yang ditunjukkan, dan juga atas ketulusan dalam diskusi hari ini, yang menghasilkan keputusan bersama untuk berpisah," kata Marotta.

Sementara itu, media Italia mengabarkan bahwa Inzaghi telah mencapai kesepakatan untuk bergabung dengan klub Arab Saudi, Al-Hilal. Ia disebut-sebut akan segera memimpin klub tersebut di ajang Piala Dunia Antarklub yang akan digelar di Amerika Serikat.

La Gazzetta dello Sport melaporkan dua kandidat kuat sebagai pengganti Inzaghi: Cesc Fabregas, yang saat ini menangani Como, dan Roberto De Zerbi, yang tengah membesut Olympique de Marseille. Keduanya dinilai memiliki gaya permainan progresif dan dapat membawa semangat baru ke dalam skuad Inter yang sedang dibangun ulang.

Situasi pergantian pelatih ini juga terjadi di klub-klub besar Serie A lainnya. Lazio, misalnya, telah ditinggal Marco Baroni setelah hanya finis di posisi ketujuh, membuka jalan bagi kembalinya Maurizio Sarri. Di Atalanta, Gian Piero Gasperini mengonfirmasi pengunduran dirinya setelah bertahun-tahun membangun tim dengan identitas kuat.

Sedangkan AC Milan menunjuk kembali Massimiliano Allegri untuk periode keduanya usai memecat Sergio Conceicao, menyusul musim yang mengecewakan karena gagal menembus kompetisi Eropa.

Perubahan besar-besaran di jajaran pelatih ini mencerminkan dinamika tinggi di Serie A menjelang musim baru, dengan Inter Milan sebagai salah satu klub yang kini mencari arah baru setelah perpisahan dengan Simone Inzaghi.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.