Jamu Masa Depan, Sido Muncul Rayakan Hari Jamu Nasional Bersama Penjual Jamu dan Pedagang Angkringan
📅 Rabu, 04 Jun 2025, 20:02 WIB | Oleh: Henri pelupessy“Kami ingin menanamkan kebanggaan terhadap jamu sejak usia muda, menjadikannya bagian dari identitas bangsa,” ujar Stefanus.
Irwan Hidayat juga menyinggung pengakuan UNESCO terhadap jamu sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) melalui deklarasi “Jamu Wellness Culture” pada akhir 2023. Ia menyampaikan apresiasi kepada Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono atas penetapan Hari Jamu Nasional pada 27 Mei 2008, yang menjadi tonggak penting kebangkitan industri jamu.
“Para penjual dan pengrajin jamu adalah pahlawan kebudayaan. Mereka adalah ujung tombak yang menjaga api warisan ini tetap menyala di tengah arus globalisasi,” kata Irwan.
Dengan dukungan teknologi, regulasi, dan kekayaan hayati yang luar biasa, Irwan meyakini bahwa jamu dapat menjadi simbol global gaya hidup sehat asal Indonesia. Tak hanya bernilai historis, jamu kini juga merupakan peluang strategis dalam industri kesehatan, wellness, dan ekspor berbasis budaya.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Hari Jamu Nasional bukan sekadar peringatan. Ini adalah gerakan kolektif untuk menjadikan jamu sebagai bagian dari masa depan bangsa,” pungkas Irwan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!