Jamu Masa Depan, Sido Muncul Rayakan Hari Jamu Nasional Bersama Penjual Jamu dan Pedagang Angkringan
📅 Rabu, 04 Jun 2025, 20:02 WIB | Oleh: Henri pelupessy
Doc: koran jakarta/henri pelupessy
UNGARAN – Di tengah semilir angin dan aroma rempah yang menguar dari kawasan Agrowisata Pabrik Sido Muncul, di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Selasa (3/6). PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk menggelar peringatan Hari Jamu Nasional dengan tema “Jamu Masa Depan”.
Lebih dari seratus penjual jamu gendong dan pelaku usaha angkringan dari Semarang dan Yogyakarta hadir dalam momen yang memadukan tradisi dan inovasi ini.
Acara yang digelar di pusat produksi modern milik Sido Muncul itu menjadi ajang strategis memperkuat eksistensi jamu sebagai bagian dari gaya hidup sehat masyarakat urban masa kini.
Selain berisi tur edukatif ke fasilitas produksi, para peserta juga menikmati sesi minum jamu bersama di tengah lanskap agrowisata yang asri.
Direktur Sido Muncul, Irwan Hidayat yang dikenal luas sebagai figur sentral dalam transformasi industri jamu nasional menegaskan, pentingnya sinergi antara inovasi ilmiah dan pelestarian tradisi untuk menjadikan jamu relevan di tengah dinamika zaman.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Masa depan jamu ada di tangan generasi muda. Agar jamu tidak ditinggalkan, kita harus membungkusnya dengan teknologi dan ilmu pengetahuan, tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya leluhur,” tegasnya.
Di bawah kepemimpinan Irwan Hidayat, Sido Muncul telah melakukan berbagai terobosan untuk membawa jamu masuk ke ranah gaya hidup modern. Salah satu inovasi menonjol adalah hadirnya produk Sido Muncul Natural dalam bentuk soft capsule dan ready-to-drink, serta Tolak Angin yang kini tersedia dalam format cair sachet dan kapsul lunak.
“Kami memahami bahwa untuk diterima oleh pasar global dan generasi milenial, jamu harus tampil modern, praktis, dan sesuai dengan preferensi konsumen masa kini,” ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Upaya itu semakin diperkuat dengan peluncuran lini Jamu Lifestyle, produk jamu dalam kemasan botol elegan yang menyasar segmen anak muda dan masyarakat urban.
Selain mendorong inovasi, Sido Muncul juga menekankan pentingnya edukasi dan pendampingan bagi para perajin jamu tradisional. Dalam rangkaian acara tersebut, hadir Kepala Balai Besar POM Semarang, Lintang Purba Jaya, yang memberikan penyuluhan mengenai pentingnya produksi jamu yang higienis, aman, dan bebas bahan kimia berbahaya.
Lintang menegaskan BPOM siap mendampingi para pelaku usaha kecil agar mampu memenuhi standar mutu yang ditetapkan, sehingga jamu semakin dipercaya oleh masyarakat luas.
Jamu Jadi Gaya Hidup Sosial
Momentum Hari Jamu Nasional ini juga dimanfaatkan oleh Gabungan Pengusaha (GP) Jamu Jawa Tengah untuk memperkenalkan konsep angkringan jamu, sebuah inovasi ruang sosial sehat yang ditujukan untuk anak muda.
Direktur Eksekutif GP Jamu, Stefanus Handoyo Saputro, menyampaikan bahwa pihaknya juga tengah menggarap film dokumenter “Jelajah Jamu Nusantara” serta program edukasi “Jamu Go to School and Campus” di berbagai universitas ternama.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!