Inklusivitas di Dunia Kerja: Menjalankan Nilai Kebhinnekaan dalam Praktik Rekrutmen
📅 Rabu, 04 Jun 2025, 11:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Melalui pendekatan holistik terhadap rekrutmen, komunikasi internal, dan pengembangan karier, perusahaan dapat menciptakan lingkungan kerja yang tidak hanya bebas diskriminasi, tetapi juga mendukung pertumbuhan semua karyawan secara adil.
“Praktik fair hiring atau perekrutan yang adil menghilangkan diskriminasi dan bias, sehingga membangun proses seleksi yang dan berfokus pada kemampuan dan pengalaman kandidat. Perusahaan tidak hanya menciptakan budaya kerja yang inklusif, membangun loyalitas dan kepercayaan, serta merangkul keberagaman, namun juga membuka potensi positif dari keberagaman latar belakang pegawai, yang akhirnya memberikan manfaat daya saing bagi perusahaan,” ujar Sawitri Soedarno, Country Head Marketing Indonesia, Jobstreet by SEEK.
“Kami mendorong perusahaan untuk melihat praktik fair hiring ini bukan hanya sebagai kewajiban regulasi, tetapi sebagai strategi jangka panjang perusahaan,” tutupnya.
Momentum Hari Lahir Pancasila bukan hanya ajakan untuk mengenang nilai-nilai dasar bangsa, tetapi juga panggilan untuk mewujudkannya dalam tindakan nyata termasuk dalam dunia kerja. Dengan mendorong praktik rekrutmen yang adil, inklusif, dan bebas diskriminasi, Indonesia mengambil langkah maju menuju lingkungan kerja yang lebih inklusif. Kini saatnya seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, perusahaan, hingga individu, berperan aktif menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang mencerminkan semangat Pancasila.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!