Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wamendes Ingatkan Koperasi Desa Merah Putih Jadi Penggerak Kesejahteraan

📅 Selasa, 03 Jun 2025, 09:22 WIB | Oleh:
Wamendes Ingatkan Koperasi Desa Merah Putih Jadi Penggerak Kesejahteraan Doc: Humas Kemendes PDT
Ket. Mendes PDT Yandri Susanto dan Wamendes PDT Ahmad Riza Patria saat menghadiri Peluncuran dan Monitoring Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih se-Provinsi Papua di Kantor Gubernur Provinsi Papua, pada Senin (2/6/2025).

JAKARTA - Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Wamendes PDT) Ahmad Riza Patria mengingatkan para pihak yang menjalankan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih agar memastikan kopdes menjadi motor penggerak kesejahteraan di desa.

Menurut pria yang akrab disapa Ariza itu, dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Selasa, untuk memastikan Kopdes Merah Putih mampu menjadi penggerak kesejahteraan di desa, para pengurus koperasi harus berorientasi pada raihan keuntungan.

"Jadi namanya koperasi kalau mau panjang (berkelanjutan), itu ya harus untung. Kalau untung, pemasukan harus lebih besar daripada pengeluaran,” kata Wamendes Ariza.

Hal tersebut telah disampaikannya dalam Peluncuran dan Monitoring Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih se-Provinsi Papua di Kantor Gubernur Provinsi Papua,  Senin (2/6).

Lebih lanjut, Ariza mengingatkan bahwa koperasi yang sehat dari segi keuangan akan mendorong lebih banyak anggota untuk menyimpan uang daripada meminjam.

Hal itu, kata dia, menjadi salah satu kunci agar koperasi dapat berkembang dan memberikan dampak nyata bagi perekonomian desa.

“Kalau koperasinya untung, usaha simpan pinjam akan lebih banyak yang menyimpan daripada yang meminjam. Selama ini yang kita dengar, lebih banyak yang pinjam," kata dia.

Ariza mengaku optimistis, melalui pengelolaan yang baik dan profesional, Kopdes Merah Putih akan mampu memperkuat ekonomi desa dan menjadi pilar pembangunan yang berkelanjutan bagi seluruh masyarakat desa di Indonesia.

Sebelumnya, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menyampaikan bahwa pendirian Kopdes Merah Putih merupakan solusi untuk mewujudkan keadilan ekonomi di Indonesia, seperti Papua.

Menurut Yandri, keadilan ekonomi itu dapat diwujudkan, antara lain melalui kehadiran Kopdes Merah Putih yang dapat menyederhanakan atau mengurangi jumlah pihak terlibat dalam proses produksi dan distribusi suatu produk atau layanan.

"Petani kita itu rata-rata korban terlalu panjangnya rentang kendali distribusi sehingga tengkulak yang untung. Kadang-kadang, panen padi rugi, panen cabe rugi. Maka dengan kopdes ini, akan memotong rantai panjang tadi, bapak ibu," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...

Dompet Dhuafa Raih Prominent Awards 2026 dari Metro TV

53 menit yang lalu | Paundra Zakirulloh

Rona
Dompet Dhuafa Raih Prominen...
Advertisement
10 Event Jakarta Akhir Pekan Ini, Ada Pestapora, The Weeknd hingga JBC Fun Run

10 Event Jakarta Akhir Pekan Ini, Ada Pestapora, The Weeknd hingga JBC Fun Run

25 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.