Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kemensos Santuni Korban Longsor Gunung Kuda Cirebon

📅 Selasa, 03 Jun 2025, 22:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemensos Santuni Korban Longsor Gunung Kuda Cirebon Doc: ANTARA
Ket. Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo menyerahkan santunan untuk 21 ahli waris korban meninggal dunia dan 8 korban luka longsor di Gunung Kuda, Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, Provinsi Jawa Barat pada Selasa (3/6/2025).

JAKARTA – Kementerian Sosial (Kemensos) menyerahkan santunan untuk 21 ahli waris korban meninggal dunia dan 8 korban luka longsor di Gunung Kuda Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, Provinsi Jawa Barat.

Dalam pernyataan tertulis di Jakarta, pada Selasa (03/6), Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo menyebutkan total santunan dan bantuan paket sembako yang disalurkan sebesar Rp384 juta.

"Saya datang ke sini, sudah ke lokasi. Pada hari ini saya atas nama Kemensos, pemerintah pusat ingin menyampaikan tali asih bagi keluarga yang jadi korban baik yang meninggal dan luka-luka," katanya.

Ia merinci total santunan dan bantuan kepada 21 ahli waris korban bencana alam yang meninggal dunia itu sebesar Rp315 juta.

Adapun santunan kepada 8 korban luka senilai Rp40 juta dan paket sembako untuk 29 orang senilai Rp29 juta.

Pada kesempatan itu, Wamensos Agus juga meninjau dapur umum Tagana yang memproduksi 500 nasi bungkus per hari untuk dukungan para relawan SAR yang sedang melakukan pencarian korban hilang.

Ia mengatakan bantuan dan santunan ini merupakan bentuk empati dan kepedulian pemerintah terhadap korban dan keluarga.

"Dalam situasi tanggap darurat, Kemensos akan memberikan perhatian supaya korban dan yang ditinggalkan merasa diperhatikan negara," katanya.

Lebih lanjut, ia menuturkan dalam status tanggap darurat seperti saat ini, semua pihak berfokus pada pencarian korban yang belum ditemukan.

Terkait adanya kemungkinan bantuan susulan untuk para korban, ia mengatakan pemerintah siap untuk melakukan evaluasi dan asesmen setelah tanggap darurat.

"Tadi saya sudah koordinasi dengan Pak Bupati agar dinas sosial membuat asesmen. Kita tunggu asesmen dan laporan dari kabupaten," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.