Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kamboja Gugat Thailand

📅 Selasa, 03 Jun 2025, 02:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kamboja Gugat Thailand Doc: AFP/ISSEI KATO
Ket. Hun Manet

PHNOM PENH - Kamboja akan mengajukan gugatan ke Mahkamah Internasional (ICJ) atas sengketa perbatasan dengan Thailand. Hal itu diutarakan Perdana Menteri Hun Manet pada Senin (2/6), setelah seorang tentara Kamboja tewas dalam bentrokan perbatasan baru-baru ini.

"Kamboja berharap pihak Thailand akan sepakat dengan Kamboja untuk bersama-sama membawa masalah ini ke Mahkamah Internasional untuk mencegah konfrontasi bersenjata lagi atas ketidakpastian perbatasan," kata PM Manet.

Bentrokan militer antara negara bertetangga di Asia tenggara meletus pada 2008 dan telah menyebabkan kekerasan sporadis selama beberapa tahun, yang mengakibatkan sedikitnya 28 kematian. Peristiwa terkini terjadi pada Rabu (28/5) lalu ketika seorang tentara Kamboja terbunuh di lokasi yang dikenal sebagai Segitiga Zamrud yang merupakan wilayah perbatasan bersama antara Kamboja, Thailand, dan Laos.

Keesokan harinya, Kementerian Luar Negeri Kamboja mengirimkan surat kepada Kedutaan Besar Thailand di Phnom Penh yang menuntut penyelidikan segera dan menyeluruh atas serangan tak beralasan tersebut.

Menyebut insiden tersebut sebagai pelanggaran atas kedaulatan Kamboja, Phnom Penh mengatakan pihaknya tetap berkomitmen untuk menyelesaikan masalah tersebut melalui jalan damai dan diplomatik.

PM Manet mengatakan bahwa meskipun pihak Thailand tidak setuju untuk membawa masalah tersebut ke ICJ, Kamboja tetap akan mengajukan pengaduan. Ia menambahkan bahwa sengketa perbatasan tersebut dipicu oleh kelompok ekstremis kecil di kedua negara, yang dapat memicu bentrokan lebih lanjut.

Militer Kamboja mengatakan mereka diserang terlebih dahulu dalam insiden ketegangan pada Rabu lalu, sementara pihak Thailand mengatakan bahwa tentara mereka menanggapi tembakan.

Militer Thailand dan Kamboja bertemu pada hari berikutnya dan mereka sepakat untuk meredakan ketegangan.

Thailand mengatakan komite perbatasan bersama akan bertemu dalam dua pekan ke depan untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Kamboja dan Thailand telah lama berselisih mengenai perbatasan mereka yang panjangnya lebih dari 800 kilometer, yang sebagian besar dibuat selama pendudukan Prancis di Indochina.

Bentrokan militer tahun 2008 meletus di sebidang tanah di sebelah Kuil Preah Vihear, bangunan berusia 900 tahun di dekat perbatasan bersama mereka. Bentrokan ini menyebabkan terjadinya kekerasan sporadis selama beberapa tahun sebelum ICJ kemudian memutuskan wilayah yang disengketakan itu milik Kamboja. AFP/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur   

Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur  

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.