Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Juru Sembelih Halal Kotim Edukasi Masyarakat tentang Penyembelihan Hewan Sesuai Syariat Islam

📅 Selasa, 03 Jun 2025, 10:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Juru Sembelih Halal Kotim Edukasi Masyarakat tentang Penyembelihan Hewan Sesuai Syariat Islam Doc: Antara Foto
Ket. Juleha Kotawaringin Timur melaksanakan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai tata cara penyembelihan hewan yang benar dan halal. Kegiatan ini bertujuan memastikan produk daging yang dikonsumsi sesuai dengan syariat Islam

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Juru Sembelih Halal (Juleha) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah memberikan edukasi kepada masyarakat tentang cara penyembelihan hewan sesuai syariat Islam untuk menjamin kehalalan.

Ketua DPD Juleha Kotim Zainuddin di Sampit, Selasa, menyatakan bersyukur kegiatan secara swadaya dan dalam waktu singkat ini mendapat respons positif.

“Awalnya kami menargetkan 60-70 peserta saja, tapi yang hadir mencapai 122 orang. Ini menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap produk halal, khususnya hewan sembelihan itu sangat tinggi,” katanya.

Dalam kegiatan ini DPD Juleha Kotim juga menggandeng Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kotim, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kotim dan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP), serta DPW Juleha Kalteng sebagai narasumber.

Selanjutnya, pihaknya berupaya agar penyelenggaraan serupa lebih besar dan menjangkau seluruh wilayah Kotim.

??????Pihaknya menargetkan setidaknya setiap masjid maupun mushalla memiliki satu juru sembelih halal, begitu pula rumah potong hewan ataupun unggas.

“Saat ini baru lima rumah potong unggas yang kami data, belum keseluruhan yang di Kotim, untuk masjid ada sekitar 400, belum lagi mushalla, majelis taklim dan sebagainya, karena hampir semua itu melaksanakan kurban jadi perlu adanya juru sembelih halal,” katanya.

Ia berharap, kegiatan ini menjadi langkah awal bagi juru sembelih halal di Kotim untuk mendapat sertifikasi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Sertifikasi ini menunjukkan juru sembelih tersebut memiliki pengetahuan agama, keterampilan teknis dalam penyembelihan, dan pemahaman tentang standar kebersihan dan keamanan pangan.

Pemerintah daerah maupun kalangan pengusaha yang berkaitan dengan produk hewani bisa membantu memfasilitasi juru sembelih halal agar bisa mengikuti pelatihan ke jenjang yang lebih tinggi agar bisa mendapatkan sertifikasi tersebut.

“Kami di sini hanya memberikan sertifikat pelatihan, tapi ini bisa menjadi dasar awal bagi peserta untuk mengetahui cara penyembelihan yang halalan thayyiban dan bisa melanjutkan ke pelatihan ke jenjang berikutnya sampai mendapatkan sertifikasi dari BNSP,” demikian Zainuddin.

Perwakilan DPW Juleha Kalteng Edi Riyanto menekankan pentingnya mengedukasi masyarakat tentang tata cara penyembelihan yang baik dan benar sesuai syariat Islam.

“Karena selama ini kebanyakan masyarakat itu hanya yang penting dipotong dan selesai, tetapi di sini kita berbagi pengetahuan cara memotong yang baik dan benar itu seperti apa, misalnya urat yang harus putus di mana, cara yang ihsan bagaimana,” katanya.

Ia menerangkan, saat ini sudah ada standar nasional Indonesia (SNI) terkait dengan penyembelihan hewan, terutama hewan kurban, meliputi cara penyembelihan, peralatan, dan tempat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
BI: Cadangan Devisa Indones...
Ekonomi
Lewat Kreativitas, Festival...
Nasional
Wamenekraf Dorong Inovasi J...
Daerah
KAI: Penumpang KA Ciremai S...
Daerah
KAI: Pelanggan KA Makassar-...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
BMKG Catat Tsunami Tertinggi Terjadi di Talengan-Sangihe, Sulut

BMKG Catat Tsunami Tertinggi Terjadi di Talengan-Sangihe, Sulut

08 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.