Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Anak Muda Didorong Ubah Industri Peternakan Sapi Perah Menjadi Modern dan Berkelanjutan

📅 Selasa, 03 Jun 2025, 13:30 WIB | Oleh:
Anak Muda Didorong Ubah Industri Peternakan Sapi Perah Menjadi Modern dan Berkelanjutan Doc: FFI
Ket. Suasana kemeriahan acara perayaan World Milk Day dan Hari Susu Sedunia Nusantara oleh Frisian Flag di Fakultas Peternakan, Institut Pertanian Bogor (IPB) , Bogor, pada hari Senin (2/6).

JAKARTA – Tahun ini, PT Frisian Flag Indonesia (FFI) menggandeng Institut Pertanian Bogor (IPB) merayakan Hari Susu Sedunia sekaligus Hari Susu Nusantara (jatuh pada tanggal 1 Juni) dengan mengajak generasi muda untuk berpartisipasi aktif mendorong transformasi peternakan sapi perah modern dan berkelanjutan.

Hal ini disampaikan dalam diskusi interaktif yang berlangsung di kampus IPB Dramaga, Kabupaten Bogor, menghadirkan para ahli di bidang peternakan sapi perah, susu segar, dan gizi masyarakat, serta perwakilan pemerintah dari Kementerian Koordinator Bidang Pangan dan Kementerian Pertanian.

Diskusi ini adalah bagian dari rangkaian program kerjasama FFI dan Fakultas Peternakan Institut Pertanian Bogor (IPB) diharapkan memantik dimulainya diskusi positif yang bisa berkontribusi terhadap perkembangan industri susu segar dan kemajuan peternak muda di masa depan melalui kesadaran anak muda akan pentingnya kemandirian industri susu segar nasional.

Corporate Affairs Director PT Frisian Flag Indonesia, Andrew F. Saputro, mengatakan, FFI menyambut Hari Susu Sedunia, yang juga dirayakan sebagai Hari Susu Nusantara, dengan penuh suka cita karena perayaan ini merefleksikan komitmen kami terhadap SDGs dan terwujudnya agenda FAO untuk menyajikan susu sebagai asupan penting dalam pemenuhan gizi seimbang.

“Selain merayakan kebaikan susu, FFI juga mengajak generasi muda agar bersemangat menjadi bagian dari solusi kemandirian Indonesia memasok susu segar di masa depan. Frisian Flag sangat percaya bahwa anak muda punya peran yang besar dalam mendorong transformasi peternakan sapi perah moderen dan berkelanjutan,” katanya melalui keterangan tertulis pada hari Senin (2/6).

Ia menambahkan, FFI memiliki sejarah panjang dalam bekerjasama dengan peternak hingga berinovasi menghasilkan produk- produk susu berkualitas mulai dari hulu ke hilir atau dengan istilah “Grass to Glass.” Sebagai perusahaan yang memproduksi produk susu bergizi, FFI berkomitmen untuk mewujudkan visi Nourishing Indonesia to Progress termasuk membagikan ilmu, pengetahuan, dan pengalaman dari peternak Belanda kepada peternak lokal.

“Anak muda adalah motor penggerak kemajuan di berbagai sektor, termasuk peternakan sapi perah lokal, dan membuat industri susu segar lebih bergairah,” tambah Andrew.

Diskusi pagi ini mengangkat tema ‘Rayakan Kebaikan Susu, Raih Kekuatan untuk Menang’ dihadiri oleh lebih dari 500 mahasiswa IPB dengan topik Grass to Glass. Dalam acara ini dipaparkan bahwa susu memiliki banyak kebaikan yang bermanfaat bagi setiap tahap kehidupan. Kehidupan di tahap awal, yakni anak-anak, membutuhkan asupan susu untuk tumbuh dan berkembang dengan baik. 

Andrew menuturkan, Hari Susu Sedunia menjadi momen penting untuk mengingatkan bahwa susu bukan hanya sekadar asupan sehat, tapi juga salah satu solusi atas tantangan gizi di Indonesia. Kebiasaan minum susu secara rutin membantu membangun generasi yang sehat dan kuat, pondasi utama dalam membangun negeri. Susu menyediakan gizi esensial yang dibutuhkan tubuh.

Manfaat produk susu sangat tergantung dari kualitas bahan bakunya, yakni susu segar. FFI menempatkan kualitas produk susu sebagai hal utama mengacu pada Standar Nasional Indonesia/SNI, dan untuk itu penting untuk memastikan pasokan susu segar yang berkualitas dari para peternak sapi perah lokal yang menjadi mitranya. Hal ini mendorong FFI untuk terlibat langsung meningkatkan produktivitas susu segar dari peternak lokal.

 “FFI mengadopsi semangat dari induk perusahaan FrieslandCampina untuk tumbuh bersama peternak. Membantu para peternak sapi perah lokal untuk memproduksi susu segar lebih banyak dalam kualitas yang sangat baik menjadi fokus kami. FFI telah menjalankan Program Dairy Development (DD) lebih dari 30 tahun lalu dengan misi meningkatkan produksi susu sapi segar berkualitas melalui kemitraannya dengan koperasi,” lanjut Andrew.

DD mendorong tata kelola dan standar manajemen peternakan, dan meningkatkan kesejahteraan peternak lokal Indonesia, dengan mempromosikan praktik good dairy farming practices (GDFP). Melalui DD, FFI telah mendampingi dan memperkuat kapasitas puluhan ribu peternak sapi perah lokal. Khusus untuk pemberdayaan peternak muda, DD menggelar Young Progressive Farmer Academy (YPFA) untuk tata kelola peternakan yang modern dan berkelanjutan.

Upaya FFI mewujudkan peternakan yang lebih modern dan berkelanjutan mendapat tanggapan yang baik dari Kementerian Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia sebagaimana disampaikan oleh Deputi Bidang Koordinasi Usaha Pangan dan Pertanian, Widiastuti, S.E., M.Si.

“Kami dari Kemenko Pangan mengajak adik-adik mahasiswa, terutama dari jurusan peternakan, untuk bersama-sama mewujudkan swasembada daging sapi dan susu nasional. Ini bukan sekadar soal produksi, tetapi tentang masa depan bangsa, bagaimana setiap anak Indonesia bisa tumbuh sehat, cerdas, dan bebas stunting karena asupan nutrisinya, terutama dari susu, terpenuhi sejak dini,” ungkapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...
Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.