Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Natuna Menyiapkan Enam Karya Jadi Warisan Budaya Tak Benda

📅 Senin, 02 Jun 2025, 22:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Natuna Menyiapkan Enam Karya Jadi Warisan Budaya Tak Benda Doc: ANTARA
Ket. Kepala bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan Kabupaten Natuna, Hadisun.

NATUNA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna, Kepulauan Riau, menyiapkan enam karya budaya untuk diajukan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Nasional.

Kepala bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan Kabupaten Natuna, Hadisun, Senin (02/6), mengatakan keenam karya tersebut meliputi tari tupeng bunguran, kuah tige, hadrah Natuna, Kernas Natuna, Tabel Mando Natuna dan pangkak gasing Natuna.

Pendaftaran karya budaya sebagai WBTB bertujuan untuk melestarikan dan melindungi kekayaan budaya tersebut, serta meningkatkan kepedulian masyarakat dan para pemangku kepentingan terhadap pelestarian warisan budaya. Selain itu, pendaftaran ini juga bertujuan untuk mempertegas identitas budaya Indonesia

"Kajian akademik telah kita dilakukan. Namun, masih ada kekurangan dalam dokumentasi video yang sedang dalam proses dilengkapi," ucap dia.

Tari Tupeng adalah sebuah kesenian tradisional yang dimainkan oleh sekelompok pelakon yang menggunakan properti topeng dengan iringan musik telempong.

Kuah Tige merupakan jenis makanan yang terdiri atas beberapa bahan seperti umbi-umbian, sagu, kelapa parut, dan ikan. Makanan ini biasanya disajikan saat Natuna mengalami kekurangan sembako akibat kapal tidak bisa berlayar karena cuaca ekstrem.

Hadrah juga merupakan kesenian tradisional khas Natuna yang menggabungkan antara permainan musik gendang yang dipadu dengan lantunan zikir dan diiringi dengan tarian dalam formasi duduk dan berdiri.??????

Kernas adalah kue tradisional yang terbuat dari campuran ikan dan sagu butir.Tebel mando merupakan salah satu kuliner tradisional Natuna yang dibuat dari sagu mentah maupun tepung sagu yang dipadukan dengan kelapa dan ikan, kuliner ini cukup lestari di tengah masyarakat Natuna dan cukup dikenal pula di luar Natuna.

Pangkak Gasing merupakan permainan tradisional gasing, dimana terdapat dua orang yang bermain gasing dimana satu gasing akan diputar, kemudian satu lagi memukul (pangkak).

"Kita upayakan agar pada tahun 2026 semua karya tersebut tercatat dan terdaftar sebagai WBTB," ucap Hadisun.

Ia mengakui bahwa proses untuk menjadikan suatu karya sebagai WBTB tidaklah mudah karena terdapat banyak persyaratan yang harus dipenuhi secara rinci.

Namun, ia optimistis hal tersebut bisa tercapai jika dijalani dengan kesungguhan dan niat yang tulus.

"Kita juga harus menyiapkan ahli atau maestro dari masing-masing karya budaya yang diajukan, karena nantinya karya tersebut akan melalui proses sidang sebelum disetujui sebagai WBTB," ucap dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Megapolitan
Perum Bulog Percepat Penyal...
Megapolitan
Tangerang 10K Jadi Pintu Ma...
Megapolitan
102 Ribu Warga Depok Segera...

Insiden Kapal Virgo: 1 Penumpang Meninggal, 125 Dalam Pencarian

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Insiden Kapal Virgo: 1 Penu...
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.