Myanmar Perpanjang Gencatan Senjata Hingga 30 Juni, Fokus Pemulihan Pasca Gempa Bumi
📅 Senin, 02 Jun 2025, 13:48 WIB | Oleh: Lili Lestari
Doc: Antara
ISTANBUL - Militer Myanmar mengumumkan perpanjangan gencatan senjata hingga 30 Juni, menurut laporan TV Internasional Myanmar yang dikelola pemerintah pada Minggu.
Gencatan senjata yang berlaku mulai 1 Juni itu bertujuan untuk memfasilitasi upaya pemulihan dan pemukiman kembali warga setelah gempa bumi dahsyat baru-baru ini. Gencatan senjata tersebut juga sekaligus untuk mempromosikan perdamaian dan stabilitas nasional.
Gencatan senjata sebelumnya, yang berlaku dari 6-31 Mei, awalnya dideklarasikan untuk mendukung operasi penyelamatan dan bantuan setelah gempa berkekuatan magnitudo 7,7 pada 28 Maret menewaskan sekitar 3.800 orang dan menyebabkan puluhan ribu orang mengungsi.
Militer yang menyampaikan pengumuman pada Sabtu meminta organisasi etnis bersenjata dan kelompok militan lainnya untuk menahan diri untuk tidak melakukan tindakan yang dapat mengancam keselamatan publik atau stabilitas nasional.
Militer juga mendesak mereka untuk tidak melakukan serangan terhadap rute transportasi, warga sipil, pasukan keamanan, dan pos militer, serta menahan diri untuk tidak melakukan perekrutan atau perluasan wilayah.
Militer memperingatkan bahwa mereka akan melakukan aksi tanggap jika aktivitas semacam itu terjadi demi melindungi warga sipil.
Myanmar masih didera oleh konflik yang sedang berlangsung, terutama di wilayah utara, di mana kelompok etnis bersenjata terus bentrok dengan rezim militer yang berkuasa melalui kudeta pada 2021.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!