Waspada Thalasemia pada Anak, Kenali Tanda-tanda Awalnya!
📅 Minggu, 01 Jun 2025, 10:36 WIB | Oleh: Lili Lestari
Doc: Globalgiving.org
JAKARTA - Thalasemia adalah penyakit keturunan dari kelainan darah genetik yang memengaruhi produksi hemoglobin dalam sel darah merah, sehingga mengganggu pengangkutan oksigen tubuh.
Thalasemia diwariskan dari orang tua kepada anak, sehingga jika satu atau kedua orang tua membawa gen thalasemia, anak berisiko terpengaruh penyakit ini, sebagaimana dilaporkan siaran Hindustan Times pada Sabtu (31/5).
Hematopathologist dan Direktur Flow Cytometry di Neuberg Sehgal Path Lab Dr. Kunal Shegal dan Direktur di Fortis Institute of Blood Disorders, Fortis Hospitals di Mumbai Dr. Subhaprakash Sanyal menyampaikan sejumlah tanda awal thalassemia pada anak yang harus diwaspadai orang tua, di antaranya:
1. Kulit pucat atau kekuningan (penyakit kuning)
Anak-anak penderita talasemia mungkin terlihat lebih pucat dari biasanya. Beberapa mungkin mengalami warna kekuningan pada kulit atau mata mereka. Hal ini terjadi karena tubuh memecah sel darah merah terlalu cepat.
Sebaiknya Anda baca juga:
2. Kelelahan atau lemah
Kelelahan menjadi salah satu tanda yang paling umum dari talasemia. Anak-anak dengan talasemia mungkin tampak lebih lelah daripada yang tidak mengalami, bahkan setelah tidur nyenyak. Mereka mungkin tidak memiliki energi untuk bermain, berlari, atau tetap aktif untuk waktu yang lama.
3. Pertumbuhan yang lambat
Sebaiknya Anda baca juga:
Talasemia dapat memperlambat pertumbuhan anak. Anak dengan talasemia berat atau tidak diobati mungkin lebih pendek daripada anak seusianya.
Selain itu, atau mungkin memerlukan waktu lebih lama untuk mencapai tonggak perkembangan utama seperti berjalan atau berbicara.
4. Sering mengalami infeksi
Penderita talasemia menghasilkan jumlah hemoglobin sehat yang lebih sedikit. Sehingga tubuh mereka mengalami stres karena tidak memiliki cukup sel darah merah yang sehat.
Anak-anak penderita talasemia mungkin lebih sering sakit. Sebab, sistem kekebalan tubuh mereka lebih lemah dari biasanya.
5. Perut membengkak atau organ membesar
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!