Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Wonosobo Dorong Pendidikan Alternatif lewat Sekolah Rakyat di Lahan 8 Hektare

📅 Minggu, 01 Jun 2025, 18:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Wonosobo Dorong Pendidikan Alternatif lewat Sekolah Rakyat di Lahan 8 Hektare Doc: Antara
Ket. Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat bersama Menteri Sosial Saifullah Yusuf di depan orang tua calon siswa Sekolah Rakyat, di Wonosobo, Jawa Tengah, Minggu (1/6).

Wonosobo - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonosobo, Provinsi Jawa Tengah (Jateng), menyiapkan lahan seluas delapan hektare untuk pembangunan Sekolah Rakyat.

"Komitmen kami program Sekolah Rakyat harus disukseskan dan Wonosobo harus menjadi kabupaten yang punya pilar dan semangat juang," kata Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat di Wonosobo, Minggu (1/6).

Ia menyampaikan hal tersebut saat mendampingi Menteri Sosial Saifullah Yusuf meninjau lokasi Sekolah Rakyat di Balai Latihan Kerja Kabupaten Wonosobo. Sekolah Rakyat di Kabupaten Wonosobo tahun ini direncanakan menerima empat rombongan belajar (rombel) untuk tingkat SMA.

Menurut dia, di Kabupaten Wonosobo tidak bolah ada lagi anak-anak usia sekolah mulai SD/MI, SLTP/MTs, hingga SLTA/MA yang tidak sekolah atau putus sekolah karena alasan ekonomi.

Ia menyampaikan bahwa menjadi suatu kewajiban Pemkab Wonosobo untuk memberikan advokasi dan juga anggaran agar semua anak-anak di Kabupaten Wonosobo mendapatkan pelayanan pendidikan yang layak sehingga kehadiran Sekolah Rakyat menjadi solusi.

"Sekolah Rakyat merupakan upaya pemerintah pusat dan Pemkab Wonosobo dalam memutus rantai kemiskinan dan menyukseskan wajib belajar 12 tahun," ujarnya.

Ia mengatakan kehadiran Sekolah Rakyat akan menjadi satu program yang sangat berarti dan bermanfaat bagi masyarakat dalam upaya memutus rantai kemiskinan dan menyukseskan wajib belajar 12 tahun di Kabupaten Wonosobo.

"Dengan demikian, ke depan tidak ada lagi anak-anak yang notabene dari keluarga miskin tidak sekolah," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Olahraga
Mulai 2027, Aturan Pelacaka...

Anoman Obong Kalau Jadi Tema Game Bakal Seru

32 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Anoman Obong Kalau Jadi Tem...
Olahraga
PSS Sleman Gagal Melanjutka...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.