Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Mengenal Sekilas Sejarah Gedung Pancasila, Bangunan Saksi Lahirnya Ideologi Bangsa

📅 Minggu, 01 Jun 2025, 22:50 WIB | Oleh:
Mengenal Sekilas Sejarah Gedung Pancasila, Bangunan Saksi Lahirnya Ideologi Bangsa Doc: kemlu.go.id
Ket. Gedung Pancasila

JAKARTA - Setiap 1 Juni, Bangsa Indonesia memperingati Hari Lahir Pancasila, momen bersejarah yang menandai lahirnya dasar negara Indonesia. Namun, tak banyak yang menyadari bahwa di balik peristiwa penting itu, ada sebuah bangunan megah di kawasan Pejambon, Jakarta Pusat, yang menjadi saksi lahirnya gagasan besar yakni Gedung Pancasila.

Bangunan berarsitektur kolonial ini menyimpan jejak panjang perjalanan bangsa. Dibangun sekitar tahun 1830, Gedung Pancasila telah melewati berbagai fase sejarah, mulai dari masa kolonial Belanda, pendudukan Jepang, hingga masa awal kemerdekaan Indonesia.

Dengan usia yang hampir dua abad, bangunan ini tak hanya menjadi saksi sejarah, tapi juga simbol perjuangan kemerdekaan. Seperti dilansir dari akun Instagram resmi @kemensetneg.ri, Gedung Pancasila merupakan tempat berlangsungnya banyak peristiwa penting yang membentuk arah masa depan bangsa.

Gedung ini awalnya dibangun sebagai kediaman Panglima Angkatan Perang Kerajaan Belanda di Hindia Belanda, Hertog Karel Bernhard van Sachsen-Weimar-Eisenach. Lokasinya berada di sebuah taman yang saat itu dikenal sebagai Taman Hertog, yang kini berubah nama menjadi Taman Pejambon.

Memasuki tahun 1918, bangunan ini dialihfungsikan menjadi tempat sidang Dewan Rakyat Hindia Belanda (Volksraad). Dewan ini terdiri atas perwakilan dari berbagai etnis dan golongan, namun memiliki wewenang politik yang sangat terbatas.

Peran strategis Gedung Pancasila semakin terasa pada masa pendudukan Jepang. Pada 28 Mei 1945, gedung ini menjadi tempat berlangsungnya sidang pertama Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan (BPUPK). Forum ini beranggotakan tokoh-tokoh penting bangsa Indonesia yang ditugaskan merancang dasar negara.

Pada 1 Juni 1945, Ir. Soekarno menyampaikan pidato bersejarah di gedung ini, yang berisi lima gagasan utama tentang dasar negara, yaitu Kebangsaan, Kemanusiaan, Demokrasi, Kesejahteraan Sosial, dan Ketuhanan. Kelima gagasan tersebut kelak dikenal sebagai Pancasila, fondasi berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Setelah Indonesia merdeka, tepatnya pada tahun 1950, Gedung Pancasila diserahkan kepada Kementerian Luar Negeri. Pada awal 1970-an, gedung ini mengalami pemugaran besar-besaran untuk menjaga keasliannya sebagai warisan budaya bangsa.

Kini, Gedung Pancasila digunakan untuk berbagai kegiatan kenegaraan, seperti pertemuan bilateral, penandatanganan perjanjian, hingga jamuan diplomatik.

Peringatan nasional Hari Lahir Pancasila pertama kali digelar di gedung ini pada 1 Juni 1964.

Gedung Pancasila bukan sekadar bangunan tua, tetapi simbol kuat dari semangat, pemikiran, dan cita-cita pendiri bangsa. Di tengah hiruk pikuk ibu kota, gedung ini berdiri tegak mengingatkan kita bahwa kemerdekaan dan persatuan bangsa berakar dari nilai-nilai yang dirumuskan di dalamnya. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
BPOM dan Kemenpar Dorong Pa...

Ariana Grande Beri Hibah Bantuan Anak-Anak Gaza

36 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Rona
Ariana Grande Beri Hibah Ba...
Luar Negeri
Tiongkok Merebut Gelar Supe...
Rona
Bernadya Rilis Album Kedua ...
Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 6
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 6
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.