Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kabar Gembira! KAI Commuter Luncurkan 96 Kereta Baru, Ini Dampaknya ke Penumpang

📅 Minggu, 01 Jun 2025, 23:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kabar Gembira! KAI Commuter Luncurkan 96 Kereta Baru, Ini Dampaknya ke Penumpang Doc: ANTARA/HO-KAI Commuter
Ket. KAI Commuter terima kedatangan dua "train set" sarana KRL baru melalui Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (11/3/2025).

JAKARTA – Peremajaan armada kereta api sangat penting karena berkaitan langsung dengan keselamatan, kenyamanan, dan efisiensi operasional.

Armada yang tua dan usang berpotensi menimbulkan risiko kecelakaan, gangguan perjalanan, serta meningkatkan biaya operasional.

KAI Commuter menyampaikan segera mengoperasikan 96 unit kereta rel listrik (KRL) baru untuk menggantikan kereta yang telah memasuki masa konservasi atau penghentian operasional karena usia teknis kereta.

Manager Public Relations KAI Commuter Leza Arlan mengatakan, KAI Commuter mendatangkan secara bertahap sarana KRL baru dari PT INKA (Persero) dan CRRC. Terkini, KAI Commuter kembali telah mendatangkan Train Set (TS) atau rangkaian ke-6 dan ke-7 dari CRRC, Jumat, 23 Mei 2025 ini.

“Hingga saat ini, KAI Commuter telah mendatangkan sarana KRL baru sebanyak 8 rangkaian KRL baru. Setiap rangkaian ini terdiri dari 12 unit kereta atau total sebanyak 96 unit kereta,” jelas Leza di Jakarta, Sabtu (31/5).

Proses pengiriman sarana KRL baru untuk kebutuhan layanan Commuter Line di wilayah Jabodetabek telah dilakukan secara bertahap mulai 30 Januari 2025 sampai dengan 22 Mei 2025. Hingga saat ini sudah 8 TS yang tiba, 7 TS dari CRRC dan 1 TS dari INKA.

Leza juga menambahkan bahwa KAI Commuter memesan sarana KRL baru sebanyak 27 TS atau total sebanyak 324 unit kereta baik yang diproduksi di dalam negeri oleh PT INKA (Persero) maupun kereta yang di produksi melalui pabrikan di luar negeri.

Seluruh sarana KRL baru ini akan menjalani uji coba parameter dan uji coba dinamis sesuai dengan Permenhub Nomor PM 49 Tahun 2023 tentang Standar, Tata Cara Pengujian, dan Sertifikasi Kelaikan Kereta Api Kecepatan Normal dengan Penggerak Sendiri oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan.

KAI Commuter berharap kedatangan sarana KRL baru ini dapat segera dioperasikan untuk layanan pengguna setelah selesai dilakukan uji coba untuk keselamatan dan kelayakan operasinya.

Proses pengadaan sarana KRL baru ini juga merupakan salah satu upaya KAI Commuter dalam mengoptimalkan layanan kepada masyarakat, khususnya pengguna Commuter Line Jabodetabek.

“Selain itu, proses pengadaan sarana KRL baru ini juga merupakan salah satu komitmen KAI Commuter dalam menjaga keselamatan dan kenyamanan pengguna Commuter Line,” tutup Leza.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Final Ideal Piala AFF, Vietnam Bersiap Ngluruk ke Thailand
    Preview komentar:
    skuad "gajah perang" sepertinya unggul, mrk diuntungkan sbg ...
  • Airlangga: Indonesia Prioritaskan Transformasi Industri Berbasis Tenaga Surya
    Preview komentar:
    Langkah strategis pemerintah menargetkan 100 GW tenaga surya ...
  • Badan Pangan Nasional Usul Tambahan 150 Ribu Ton SPHP Jagung Perkuat Peternak Mikro
    Preview komentar:
    Kebijakan strategis Bapanas mengusulkan tambahan 150 ribu ton ...
Olahraga
Tijjani Reijnders Tinggalka...
Daerah
Upaya pemulihan ekosistem p...
Ekonomi
Kobexindo Perkuat Jajaran P...
Ruben Onsu Resmi Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Dugaan Penipuan & Penggelapan Investasi, Ini Kronologinya!

Ruben Onsu Resmi Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Dugaan Penipuan & Penggelapan Investasi, Ini Kronologinya!

20 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.