Khofifah Pastikan Jatim Kawal Usulan Gelar Pahlawan untuk KH Yusuf Hasyim
Sabtu, 31 Mei 2025, 09:18 WIBSURABAYA - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Jatim dalam mengawal proses pengusulan gelar Pahlawan Nasional bagi KH Muhammad Yusuf Hasyim atau Pak Ud.
âPerjuangan dan keteladanan KH Yusuf Hasyim harus kita ikhtiarkan melalui penganugerahan gelar Pahlawan Nasional. Insya Allah beliau pada posisi yang cukup kuat untuk diajukan,â ujarnya dalam keterangan diterima di Surabaya, Sabtu.
KH Muhammad Yusuf Hasyim merupakan putra bungsu dari pendiri Nahdlatul Ulama dan Pahlawan Nasional Hadratus Syekh KH Hasyim Asyâari.
Sejak muda, ia aktif dalam perjuangan kemerdekaan dan tergabung dalam Laskar Hizbullah.
Ia kemudian menjadi perwira TNI berpangkat Letnan Satu, memimpin Kompi II dalam beberapa operasi militer hingga mengundurkan diri pada 1956.
Setelah kembali ke dunia pesantren, Yusuf Hasyim memimpin Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang.
Di bawah kepemimpinannya, Tebuireng menjadi pelopor integrasi pendidikan agama dan umum. Ia dikenal sebagai tokoh modernisasi pesantren tanpa meninggalkan tradisi keulamaan.
Pak Ud juga merupakan komandan pertama Barisan Ansor Serbaguna (Banser) dan pernah menjabat Sekretaris Jenderal PBNU periode 1967â1971, masa penting konsolidasi NU setelah Orde Lama.
âBeliau adalah teladan nyata ulama pejuang. Tidak hanya berdakwah, tetapi juga turun langsung di medan tempur. Keteladanan ini harus diabadikan,â kata Khofifah.
Gubernur Khofifah menjelaskan bahwa berkas pengusulan gelar pahlawan sudah lengkap dan kini dalam proses verifikasi oleh Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Pusat (TP2GP) di Kementerian Sosial RI.
âKami optimistis proses berjalan lancar. Seluruh dokumen telah disusun secara komprehensif. Mudah-mudahan tahun ini bisa ditetapkan,â ucapnya.
Dukungan juga datang dari Ketua Umum Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) KH Asep Saifuddin Chalim, yang menilai pengusulan telah melalui kajian ilmiah, historis, dan administratif oleh tim khusus.
Menurut KH Asep, gelar Pahlawan Nasional untuk Yusuf Hasyim penting tidak hanya bagi NU, tetapi juga bangsa Indonesia agar semangat perjuangan dan nasionalisme berbasis keislaman terus hidup dan menginspirasi generasi muda.
âKita doakan dan kawal bersama. Insya Allah tahun ini Pak Ud ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional,â katanya.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Lili Lestari
Berita Terkait:
-
India Skors Tujuh Insinyur yang Terlibat dalam Pembangunan Fly Over dengan Tikungan 'Ngawur' 90 Derajat
-
Presiden Anugerahkan Gelar Pahlawan Nasional
-
78 Pelaku Usaha Ikuti Ekspo UMKM Kudus 2025
-
Genetik Jadi Fokus Kemenhut Terkait Kematian Bayi Harimau di Bukittinggi
-
10 Tokoh Resmi Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional, Ada Soeharto, Gus Dur dan Marsinah
-
34,6 Juta Pasangan Hidup Kumpul Kebo..., Haahhhh ..Serius…?
-
BPKAD Serang Ungkap Mayoritas APBD Perubahan untuk Gaji Pegawai
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.