Pemkab Natuna Usulkan Lima Desa Jadi Kampung Nelayan Merah Putih

Kamis, 29 Mei 2025, 16:15 WIB

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna, Kepulauan Riau, mengusulkan lima desa menjadi Kampung Nelayan Merah Putih untuk meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.

Bupati Natuna, Cen Sui Lan, di Natuna, Rabu, mengatakan program Kampung Nelayan Merah Putih merupakan salah satu strategi pemerintah pusat dalam memberdayakan masyarakat pesisir dan memperkuat sektor kelautan.

Ket. Foto: Pemerintah Kabupaten Natuna mengusulkan lima desa untuk dijadikan Kampung Nelayan Merah Putih guna meningkatkan kesejahteraan nelayan dan pengelolaan potensi kelautan secara berkelanjutan. — Sumber: Antara Foto

Program ini dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang bertujuan meningkatkan ekonomi masyarakat nelayan di Indonesia. Pemkab Natuna mencatat hingga saat ini sudah lima desa yang diusulkan untuk menjadi Kampung Nelayan Merah Putih.

"Kita akan ajukan lagi, anggarannya kalau tidak salah Rp20 miliar,” ujar Cen Sui Lan.

Program Kampung Nelayan Merah Putih mencakup dua jenis kawasan, yaitu kampung nelayan dan kampung perikanan budidaya. Program ini tidak hanya ditujukan bagi desa-desa pesisir, tetapi juga untuk kawasan pedalaman yang memiliki potensi perikanan.

Lima desa yang telah diusulkan untuk menjadi Kampung Perikanan Budidaya meliputi Desa Selading, Kecamatan Pulau Tiga Barat, sedangkan Kampung Nelayan Tangkap yaitu Desa Cemaga Utara di Bunguran Selatan, Desa Kadur di Pulau Laut, Desa Mekar Jaya di Bunguran Barat, dan Desa Tanjung Kumbik di Pulau Tiga Barat.

Ia berharap kepala desa yang daerahnya terpilih untuk melaksanakan program ini, aktif mendukung pelaksanaan program ini, mengingat anggaran yang akan dikucurkan besar dan akan berdampak positif pada masyarakat setempat. 

“Kita harus bekerja dengan baik demi kepentingan masyarakat,” ucap dia.

Secara terpisah, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Natuna, Hadi Suryanto, menjelaskan tujuan utama program ini menciptakan ruang hidup dan ruang sosial yang lebih maju, produktif, dan mandiri bagi masyarakat nelayan dan pembudidaya ikan.

"Kita sudah mengusulkan lima desa, dan tengah menyiapkan proposal untuk desa selanjutnya," ucap dia.

Jojo mengakui tidak semua desa di Natuna memenuhi kriteria yang ditetapkan oleh KKP. Karena kriteria yang diminta cukup sulit, yaitu berupa ketersediaan lahan minimal satu hektare di setiap desa dan 80 persen penduduk desa harus berprofesi sebagai nelayan.

“Kami agak kesulitan memenuhi persyaratan tersebut karena tidak semua desa memiliki mayoritas penduduk yang berprofesi sebagai nelayan, dan ketersediaan lahan juga menjadi tantangan,” ucap dia.

Meski begitu, pihaknya tetap optimistis dan akan terus mengajukan proposal sesuai dengan arahan dari KKP.

"Waktu yang diberikan untuk menyiapkan proposal sejak 19 Mei hingga 27 Mei, dan diperpanjang hingga 3 Juni," ujar dia.

Redaktur: Yebdi Trismar

Penulis: Tim Koran Jakarta

Berita Terbaru

Jelang Laga Kontra Liverpool, Newcastle United Resmi Perluas Kapasitas St James' Park

Musim Durian Tiba, Kantong Warga Lebak Ikut Berbuah

3 Tantangan Berat Trent Alexander-Arnold Usai Putuskan Hengkang dari Liverpool

Virus Zika Jadi Sorotan, Dispar Bali Minta Wisman Tetap Santai Berwisata

PLN dan YBM PLN Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Promo Tambah Daya untuk Warga Lenteng Agung.

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.