Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Investor Global Kembali Lirik RI: Modal Asing Masuk Rp1,5 Triliun dalam Sepekan

📅 Kamis, 29 Mei 2025, 15:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
Investor Global Kembali Lirik RI: Modal Asing Masuk Rp1,5 Triliun dalam Sepekan Doc: Istimewa.
Ket. Ilustrasi - Gedung Bank Indonesia.

JAKARTA - Capital inflow dapat menjadi sumber pembiayaan investasi yang relatif lebih murah, sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja. 

Arus modal masuk dapat meningkatkan likuiditas di pasar keuangan domestik, yang memungkinkan lebih banyak investasi dan aktivitas ekonomi. 

Bank Indonesia (BI) mencatat aliran modal asing masuk bersih ke pasar keuangan domestik sebesar Rp1,50 triliun pada pekan keempat bulan ini, yakni periode transaksi 26-27 Mei 2025.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso di Jakarta, Rabu (28/5), merinci jumlah tersebut terdiri dari modal asing masuk bersih di pasar saham dan Surat Berharga Negara (SBN) masing-masing sebesar Rp110 miliar dan Rp2,02 triliun.

Namun terdapat modal asing keluar bersih di pasar Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) sebesar Rp630 miliar. Dengan demikian, modal asing masuk bersih menjadi sekitar Rp1,50 triliun.

Sejak awal tahun ini hingga 27 Mei 2025, modal asing masuk bersih di pasar SBN sebesar Rp47,10 triliun. Sedangkan modal asing keluar bersih di pasar saham dan SRBI masing-masing sebesar Rp45,34 triliun dan Rp7,22 triliun.

Premi risiko investasi (credit default swaps/CDS) Indonesia 5 tahun tercatat turun dari 82,56 basis point (bps) per 23 Mei 2025 menjadi 79,33 bps per 27 Mei 2025.

Nilai tukar rupiah dibuka sedikit melemah di level Rp16.275 per dolar Amerika Serikat (AS) pada Rabu (28/5), dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan Selasa (27/5) di level Rp16.270 per dolar AS.

Adapun indeks dolar AS (DXY) tercatat melemah ke level 99,52 pada akhir perdagangan Selasa (27/5).

DXY merupakan indeks yang menunjukkan pergerakan dolar AS terhadap enam mata uang negara utama antara lain euro, yen Jepang, pound Inggris, dolar Kanada, krona Swedia, dan franc Swiss.

Imbal hasil atau yield SBN 10 tahun naik ke level 6,83 persen pada Rabu (28/5) pagi, dari sebelumnya 6,81 persen pada akhir perdagangan Selasa (27/5).

Sementara imbal hasil US Treasury Note 10 tahun turun ke level 4,444 persen pada akhir perdagangan Selasa (27/5).

Bank Indonesia terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah dan otoritas terkait serta mengoptimalkan strategi bauran kebijakan untuk mendukung ketahanan eksternal ekonomi Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.