Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

PBB: 70% Kemungkinan Pemanasan Global pada 2025-2029 Mencapai 1,5 Derajat Celsius

📅 Rabu, 28 Mei 2025, 13:46 WIB | Oleh:
PBB: 70% Kemungkinan Pemanasan Global pada 2025-2029 Mencapai 1,5 Derajat Celsius Doc: AFP
Ket. Bumi diperkirakan akan tetap berada pada tingkat pemanasan yang bersejarah setelah dua tahun terpanas yang pernah tercatat pada tahun 2023 dan 2024,

JENEWA - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memperingatkan, ada kemungkinan 70 persen pemanasan rata-rata dari tahun 2025 hingga 2029 melebihi patokan internasional 1,5 derajat Celsius.

Oleh karena itu, planet ini diperkirakan akan tetap berada pada tingkat pemanasan yang bersejarah setelah mengalami dua tahun terpanas yang pernah tercatat pada tahun 2023 dan 2024, menurut laporan iklim tahunan yang diterbitkan oleh Organisasi Meteorologi Dunia (WMO), badan cuaca dan iklim PBB.

"Kita baru saja mengalami 10 tahun terpanas yang pernah tercatat," kata wakil sekretaris jenderal WMO Ko Barrett.

"Sayangnya, laporan WMO ini tidak memberikan tanda-tanda akan ada perbaikan dalam beberapa tahun mendatang, dan ini berarti akan ada dampak negatif yang semakin besar pada perekonomian kita, kehidupan kita sehari-hari, ekosistem kita, dan planet kita."

Kesepakatan iklim Paris 2015 bertujuan untuk membatasi pemanasan global hingga jauh di bawah 2C di atas tingkat pra-industri -- dan hingga 1,5C jika memungkinkan.

Target tersebut dihitung relatif terhadap rata-rata tahun 1850-1900, sebelum manusia mulai membakar batu bara, minyak, dan gas secara industri, yang mengeluarkan karbon dioksida (CO2) -- gas rumah kaca yang sebagian besar bertanggung jawab atas perubahan iklim.

Target 1,5C yang lebih optimis adalah target yang kini dianggap mustahil dicapai oleh semakin banyak ilmuwan iklim, karena emisi CO2 masih meningkat.

Prospek Lima Tahun

Proyeksi terbaru WMO disusun oleh layanan cuaca nasional Kantor Meteorologi Inggris, berdasarkan prakiraan dari berbagai pusat global.

Badan tersebut memperkirakan bahwa suhu rata-rata global dekat permukaan untuk setiap tahun antara 2025 dan 2029 akan berada antara 1,2C dan 1,9C di atas rata-rata pra-industri.

Dikatakan, ada kemungkinan 70 persen pemanasan rata-rata sepanjang periode 2025-2029 akan melebihi 1,5C.

"Hal ini sepenuhnya konsisten dengan kedekatan kita untuk melewati 1,5C dalam jangka panjang pada akhir tahun 2020-an atau awal tahun 2030-an," kata Peter Thorne, direktur kelompok Unit Penelitian dan Analisis Iklim Irlandia di Universitas Maynooth.

"Saya perkirakan dalam dua hingga tiga tahun kemungkinan ini akan mencapai 100 persen" dalam prospek lima tahun, tambahnya.

WMO mengatakan ada kemungkinan 80 persen bahwa setidaknya satu tahun antara 2025 dan 2029 akan lebih hangat daripada tahun terhangat yang pernah tercatat (2024).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

32 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.