Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Korut Kecam Perisai Misil AS

📅 Rabu, 28 Mei 2025, 02:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Korut Kecam Perisai Misil AS Doc: AFP/Jim WATSON
Ket. Presiden AS, Donald Trump, saat mendengarkan pemaparan tentang sistem pertahanan perisai misil Kubah Emas di Ruang Oval, Gedung Putih, pada 25 Mei lalu. Rencana AS untuk membangun Kubah Emas ini dikecam oleh Korut.

SEOUL - Korea Utara (Korut) pada Selasa (27/5) mengecam rencana perisai misil Kubah Emas yang digagas Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, dan menyebut rencana itu sebagai ancaman sangat berbahaya yang dapat memicu perang nuklir di luar angkasa.

Trump mengumumkan rincian baru dan pendanaan awal untuk sistem perisai misil ini pekan lalu dan menyebutnya sangat penting bagi keberhasilan dan bahkan kelangsungan hidup negaranya.

Menurut para analis, inisiatif tersebut menghadapi sejumlah tantangan teknis dan politis yang signifikan, dan bisa jadi memerlukan biaya yang sangat besar.

Dalam pernyataan yang dibagikan oleh kantor berita KCNA, Kementerian Luar Negeri Korut mengecam inisiatif yang sangat berbahaya ini yang ditujukan untuk mengancam keamanan strategis negara-negara pemilik senjata nuklir.

“AS bersikeras melakukan langkah-langkah untuk memiliterisasi luar angkasa,” kata kementerian luar negeri Korut. “Rencana AS untuk membangun sistem pertahanan misil baru adalah akar penyebab yang memicu perlombaan senjata nuklir dan antariksa global dengan merangsang kekhawatiran keamanan negara-negara pemilik senjata nuklir dan mengubah antariksa menjadi medan perang nuklir yang potensial,” imbuh kementerian itu.

AS dalam beberapa tahun terakhir telah meningkatkan latihan militer gabungan dan meningkatkan kehadiran aset strategis AS, seperti kapal induk dan kapal selam bertenaga nuklir, di kawasan tersebut untuk menghalangi Korut.

Pyongyang telah berulang kali menyatakan dirinya sebagai negara bersenjata nuklir yang tidak dapat diubah dan secara rutin mengecam latihan gabungan AS-Korea Selatan (Korsel) sebagai latihan untuk invasi.

Perkecil Kesenjangan

Hong Min, seorang analis senior di Institut Korea untuk Penyatuan Nasional, mengatakan kepada AFP bahwa Pyongyang melihat Kubah Emas Trump sebagai ancaman. “Reaksi keras Korut menunjukkan bahwa mereka memandang Kubah Emas sebagai sesuatu yang mampu melemahkan efektivitas persenjataan nuklirnya, termasuk ICBM,” kata dia.

“Jika AS menyelesaikan program pertahanan misilnya yang baru, Korut akan dipaksa untuk mengembangkan cara alternatif untuk melawan atau menembusnya,” imbuh dia.

Tiongkok juga telah menyatakan kekhawatirannya yang kuat mengenai rencana Kubah Emas dan menuduh AS sedang merusak stabilitas global.

Saat ini Beijing tengah memperkecil kesenjangan dengan Washington DC dalam hal teknologi misil balistik dan hipersonik. AFP/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...
Advertisement
Jokowi Tanggapi Upaya Pemakzulan Gibran Seiring Keputusan MK

Jokowi Tanggapi Upaya Pemakzulan Gibran Seiring Keputusan MK

08 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.