Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sudan Dihantam Gelombang Panas dan Krisis Air yang Kian Parah

📅 Selasa, 27 Mei 2025, 20:43 WIB | Oleh:
Sudan Dihantam Gelombang Panas dan Krisis Air yang Kian Parah Doc: Xinhua/Wang Guansen
Ket. Warga mengambil air di pinggiran Kota Juba, Sudan.

OMDURMAN - Penduduk Negara Bagian Khartoum di Sudan mengalami suhu panas yang ekstrem dan krisis air yang semakin parah.

Suhu udara melonjak hingga 45 derajat Celsius dalam beberapa hari terakhir, menurut laporan Otoritas Meteorologi Sudan, seiring dengan gelombang panas yang melanda wilayah tersebut.

20250527200556_XxjpbeE007401_20250526_PEPFN0A001.jpg

Warga Sudan mendapatkan air dari Sungai Nil dekat lingkungan Al-Hattana di Kota Omdurman, Khartoum, Sudan (25/5). ANTARA/Xinhua/Mohamed Khidir



Lonjakan suhu tersebut telah memperparah berbagai kesulitan yang sudah dihadapi warga, termasuk pemadaman listrik yang berkepanjangan dan krisis air minum yang semakin memburuk. Otoritas mengatakan bahwa gangguan ini disebabkan oleh serangan drone baru-baru ini terhadap infrastruktur kelistrikan selama konflik bersenjata yang sedang berlangsung. Ant/Xinhua

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Kepala Bapanas: Stok Beras ...

Jakarta Terima Hadiah Ultah Mencapai Rp22,2 Triliun

59 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Terima Hadiah Ultah...
Ekonomi
Asik, Sambut Libur Sekolah ...

Kerukunan dan Kebebasan Beribadah Patut Disyukuri

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kerukunan dan Kebebasan Ber...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.