Ancelotti Siap Bawa Brasil Kembali Jadi Juara Dunia
📅 Selasa, 27 Mei 2025, 09:10 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: AFP
RIO DE JANEIRO, BRASIL -Carlo Ancelotti resmi memulai kiprahnya sebagai pelatih tim nasional Brasil dengan ambisi besar: membawa Selecao kembali ke podium tertinggi Piala Dunia. Dalam perkenalan resminya di sebuah hotel di Rio de Janeiro pada hari Selasa (27/5), pelatih asal Italia itu menegaskan target utamanya: menjuarai Piala Dunia 2026.
“Saya sangat bangga memimpin tim terbaik di dunia. Tugas ini berat, tapi saya punya harapan besar bahwa Brasil akan menjadi juara dunia lagi," ujar Ancelotti, usai menerima jaket kehormatan berwarna hijau-kuning dari Luiz Felipe Scolari, pelatih yang mengantar Brasil meraih gelar terakhir pada tahun 2002.
Ancelotti menjadi pelatih non-Brasil pertama dalam enam dekade terakhir yang dipercaya memimpin tim dengan lima gelar Piala Dunia tersebut. Di usia 65 tahun, pria yang telah mengoleksi lima trofi Liga Champions itu akan menangani tim nasional untuk pertama kalinya dalam karier panjangnya.
Meski debut barunya disambut harapan tinggi, tugas Ancelotti tak ringan. Ia merupakan pelatih keempat Brasil dalam dua tahun terakhir, mengambil alih tim yang sedang terpuruk di posisi keempat klasemen kualifikasi zona Amerika Selatan.
Brasil baru saja memecat Dorival Junior pada bulan Maret lalu usai kekalahan memalukan 1-4 dari rival abadi, Argentina. Kini, tantangan pertama Ancelotti akan datang pada tanggal 5 Juni melawan Ekuador di Guayaquil, disusul laga kandang melawan Paraguay di São Paulo lima hari kemudian.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dalam sesi jumpa pers, Ancelotti menegaskan bahwa Neymar tak akan masuk skuad untuk dua laga tersebut karena masih dalam proses pemulihan cedera lutut yang dialami sejak Oktober 2023. Namun ia menambahkan, "Tentu saja kami masih mengandalkannya di masa depan."
Sementara itu, gelandang senior Casemiro yang juga absen sejak Oktober 2023 kembali dipanggil. Ancelotti memuji sang pemain karena membawa “karisma, kepribadian, dan talenta.” Selain itu, Vinicius Jr (Real Madrid), Raphinha (Barcelona), serta wonderkid Estevão (18 tahun, Palmeiras) juga masuk daftar. Namun Rodrygo dan Endrick, yang tengah cedera, absen dari pemanggilan kali ini.
Kehadiran Ancelotti disambut antusias publik sepak bola Brasil. “Brasil sedang kehilangan arah. Ia adalah cahaya di ujung terowongan,” kata Jose Geraldo Da Silva (65), pensiunan yang menunggu di luar hotel demi melihat sekilas sang pelatih baru.
Sebaiknya Anda baca juga:
Namun Ancelotti datang di tengah badai. Selain prestasi tim yang menurun, Federasi Sepak Bola Brasil (CBF) juga dilanda krisis internal. Presiden sebelumnya, Ednaldo Rodrigues, diberhentikan pengadilan karena dugaan pemalsuan dokumen. Penggantinya, Samir Xaud, dilantik Minggu lalu.
“Semoga Kristus Penebus memberkati kedatangan Tuan Carlo Ancelotti, agar ia bisa mempersembahkan gelar dunia keenam yang sangat kami idamkan," ucap Xaud, yang menjanjikan "otonomi penuh" kepada Ancelotti.
Menurut laporan media lokal, Ancelotti akan menerima bayaran sekitar 10 juta euro (187 miliar rupiah) per tahun. Bayaran mahal untuk sebuah misi besar: memulihkan kejayaan Brasil di panggung dunia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!