Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemenperin Ungkap Misi Besar: Angkat Wastra Lokal Jadi Bintang Ekonomi Kreatif!

📅 Senin, 26 Mei 2025, 16:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemenperin Ungkap Misi Besar: Angkat Wastra Lokal Jadi Bintang Ekonomi Kreatif! Doc: ANTARA/ HO-Kemenperin
Ket. Aktivitas perajin tenun di Sentra IKM Tenun Sambaliung, Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur.

JAKARTA - Industri kecil menengah (IKM) sektor wastra memiliki potensi besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah terpencil. IKM wastra meliputi berbagai jenis produk seperti batik, tenun, dan kerajinan tangan, 

IKM wastra dapat mengolah sumber daya lokal menjadi produk bernilai tambah, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan pendapatan masyarakat. 

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyatakan tengah memperkuat pengembangan IKM wastra di pelosok Indonesia. Sebab, industri ini memiliki nilai tinggi karena perpaduan antara kearifan lokal dan kreativitas.

"Salah satu upaya yang kami lakukan bersama pemerintah daerah dalam mengembangkan industri wastra nasional adalah dengan melakukan pengembangan sentra IKM wastra di pelosok Tanah Air agar semakin berdaya saing," kata Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin Reni Yanita di Jakarta, Senin.

Sebagai salah satu bukti pengembangan IKM wastra di pelosok, pihaknya telah meresmikan Sentra IKM Tenun Sambaliung di Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur.

Pengembangan sentra IKM itu merupakan kolaborasi Kemenperin dengan Pemkab Berau sebagai upaya dalam memaksimalkan potensi industri tenun lokal yang menggunakan skema pendanaan Dana Alokasi Khusus (DAK) Bidang IKM tahun 2022 dan 2024.

Sentra yang berlokasi di Sukun Tengah, Kecamatan Sambaliung, Kabupaten Berau tersebut telah membina sebanyak 22 IKM tenun yang dilakukan oleh Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan Kabupaten Berau.

"Pengembangan sentra bertujuan untuk mendukung pelaku IKM melalui berbagai layanan seperti fasilitasi produksi dengan mesin dan peralatan terbaru, standardisasi produk, hingga bantuan promosi dan pemasaran," kata Reni.

Pengembangan sentra ini juga merupakan langkah nyata pemerintah dalam mengembangkan ekosistem sentra IKM Tenun Sambaliung di Kabupaten Berau.

Dirjen IKMA mengungkapkan, pengembangan sentra tidak terlepas dari potensi industri wastra yang dapat menjadi salah satu sektor industri yang menerapkan prinsip ramah lingkungan melalui konsep slow fashion dalam proses bisnisnya.

Saat ini sedang berkembang gerakan sustainable fashion atau fesyen berkelanjutan di tengah gencarnya tren fast fashion.

"Industri wastra nusantara hadir bukan hanya sebagai produk budaya, melainkan juga sebagai solusi yang proses pembuatannya sarat akan nilai kearifan lokal, penggunaan bahan alami, serta filosofi yang terkandung di dalamnya menjadikan wastra sangat sejalan dengan konsep slow fashion," kata Reni.

Lebih lanjut, Dirjen IKMA menekankan tentang menjadikan industri wastra sebagai sektor fesyen yang menekankan kualitas, keberlanjutan, dan keadilan bagi setiap pihak.

Hal ini juga sebagai bagian dari upaya Kemenperin mendorong industri tenun sebagai salah satu bagian dari subsektor industri tekstil nasional yang memiliki potensi besar di Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2

PDIP Jatim Bidik Kursi Gubernur pada Pemilu 2029

2 jam lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
PDIP Jatim Bidik Kursi Gube...
Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.