Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Daya Beli Melemah, Pemerintah Beri Subsidi ke Pekerja dan Guru Honorer

📅 Senin, 26 Mei 2025, 01:15 WIB | Oleh: Tim Redaksi

“Subsidi upah ini memperkuat social safety net. Artinya, ini penting secara psikologis, baik bagi pasar maupun para pekerja. Memberikan rasa aman dan menjaga stabilitas di saat kondisi belum pulih sepenuhnya,” kata Tim saat diwawancarai di Yogyakarta, Minggu (25/5).

Ia menjelaskan bahwa efek dari subsidi upah bersifat ganda. Selain memperkuat psikologi pasar dan pekerja, juga membantu mempertahankan daya beli masyarakat yang menjadi tulang punggung aktivitas ekonomi di sektor bawah, khususnya UMKM.

“Kalau daya beli pekerja meningkat, ada efek berganda. UMKM ikut bergerak karena orang tetap belanja, tetap makan di warung, beli gorengan. Roda ekonomi kecil tidak berhenti,” ujarnya.

Tim menilai langkah itu sebagai bentuk konkret perhatian negara terhadap kesejahteraan pekerja, yang selama ini hanya bergantung pada skema Upah Minimum Provinsi (UMP).

“UMP itu jaring bawah, tapi untuk menjaga produktivitas dan kesejahteraan butuh insentif tambahan seperti subsidi ini,” pungkas Tim.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

55 Kecamatan di Banten Krisis Air, Polda Kirim Bantuan

17 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
55 Kecamatan di Banten Kris...

4 Tempat Usaha Don Ritto Mulai Disisir Petugas Kejagung

22 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
4 Tempat Usaha Don Ritto Mu...

Warga Akan Lebih Sehat Bila Tinggal di Rumah yang Layak Huni

26 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Warga Akan Lebih Sehat Bila...

ASN Yang Segera Memasuki Masa Pensiun Perlu Persiapan

31 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
ASN Yang Segera Memasuki Ma...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.