Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BNPB Rekomendasikan Rumah Tahan Gempa Bagi Warga Bengkulu

📅 Senin, 26 Mei 2025, 16:59 WIB | Oleh:
BNPB Rekomendasikan Rumah Tahan Gempa Bagi Warga Bengkulu Doc: ANTARA/HO-Humas Pemprov Bengkulu
Ket. Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama pihak terkait fokus pembersihan puing reruntuhan bangunan dan demolisi atau pembongkaran rumah rusak yang rawan roboh untuk dibangun kembali.

BENGKULU - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memberikan rekomendasi khusus dalam pembangunan kembali rumah warga Provinsi Bengkulu yang terdampak gempa agar dibangun menggunakan spesifikasi Rumah Tahan Gempa (RTG).

"BNPB akan berkoordinasi dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) dan Dinas PUPR Bengkulu," tulis BNPB lewat media sosial resmi dipantau dari Bengkulu, Senin (26/5).

Hal tersebut bertujuan agar ke depannya rumah warga yang dibangun kembali secara insitu (pembangunan kembali rumah terdampak bencana di lokasi yang sama) memiliki ketahanan terhadap guncangan gempa.

Selain pendampingan pembangunan hunian baru bagi warga terdampak, BNPB juga memberikan dukungan dana tunggu hunian, dana stimulan, hingga dukungan logistik dan peralatan yang dibutuhkan warga terdampak.

Seluruh upaya itu akan dikombinasikan sesuai porsi dan kekuatan pemerintah daerah setempat agar tidak terjadi tumpang tindih dalam proses pelaksanaannya.

Rangkaian upaya penanganan pasca-gempa bumi 6,3 magnitudo di Bengkulu, khususnya bagi warga terdampak di Perumahan Rafflesia Asri, Kota Bengkulu, dipastikan berjalan dengan baik.

Hal yang paling mendasar mulai pemenuhan kebutuhan makanan, logistik, peralatan, kesehatan, trauma healing bagi anak-anak, hingga tenda darurat, telah diterima dan dirasakan oleh masyarakat.

Deputi 1 BNPB Raditya Jati secara khusus mengapresiasi seluruh upaya pemerintah daerah setempat yang responsif memberikan dukungan kepada masyarakat.

"Secara umum seluruh warga pun secara mandiri dan bergotong royong untuk bangkit bersama menghadapi bencana gempa bumi," katanya.

Pada Minggu 25 Mei 2025 pemerintah fokus pembersihan puing reruntuhan bangunan dan demolisi, atau pembongkaran rumah rusak yang rawan roboh untuk dibangun kembali. Sejumlah alat berat dikerahkan untuk mempercepat proses tersebut.

Menurut data terakhir, ada tujuh rumah rusak berat di Perumahan Rafflesia Asri yang akan dibangun kembali dan menjadi prioritas utama. Selebihnya sebanyak 40 rumah rusak sedang dan rusak ringan akan direhabilitasi sampai pulih seperti sedia kala.

Selama proses demolisi, semuanya berjalan dengan lancar, tidak ada warga yang menentang atau menghalangi petugas. Warga justru antusias karena memang rumah mereka sudah mengalami kerusakan dan sudah saatnya mendapat perbaikan atau pembangunan kembali.

Hal itu tentunya mempercepat proses sehingga warga tidak lama lagi akan memiliki hunian yang lebih layak pasca-gempa, sebagaimana yang menjadi rekomendasi dan pendampingan dari BNPB.

Setelah semuanya selesai, tahap selanjutnya adalah membangun kembali hunian warga oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu menggunakan berbagai sumber pendanaan, mulai dari kas daerah, bantuan bupati wali kota se-Provinsi Bengkulu, forum CSR hingga Baznas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.