Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dorong Pertumbuhan Ekonomi, UMKM Nagan Raya Ubah Sisa Pembakaran Batu Bara Jadi Produk Baru

📅 Sabtu, 24 Mei 2025, 08:32 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dorong Pertumbuhan Ekonomi, UMKM Nagan Raya Ubah Sisa Pembakaran Batu Bara Jadi Produk Baru Doc: ANTARA
Ket. Kepala Bappeda Nagan Raya Rahmattulah (tengah) memperlihatkan hasil kerajinan panel ornamen yang memanfaatkan sisa pembakaran batu bara (fly ash) sebagai bahan baku alternatif di sebuah lokasi pembuatan ornamen, Nagan Raya, Aceh, Jumat (23/5/2025).

NAGAN RAYA (24/5) – Pemerintah Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh, mendukung inovasi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di daerahnya yang mulai memanfaatkan sisa pembakaran batu bara (fly ash) sebagai bahan baku alternatif dalam produksi panel ornamen dan paving block.

"Dengan adanya inovasi ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui inovasi dan pemanfaatan potensi daerah khususnya UMKM," kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Nagan Raya, Rahmattulah, di Nagan Raya, Jumat (23/5).

Rahmattullah mengemukakan hal itu saat meninjau program Katalisator Kemitraan Berdikari, inisiatif Tim Riset BERDIKARI dari Politeknik Negeri Lhokseumawe di Nagan Raya, Aceh.

Program yang berlangsung pada tanggal 21—24 Mei 2025 bertujuan men lokal melalui inovasi dan pemanfaatan potensi daerah, khususnya di se dorong pertumbuhan ekonomi ktor UMKM.

Ia mengatakan bahwa program ini fokus pada pemanfaatan fly ash, sisa pembakaran batu bara, sebagai bahan baku alternatif dalam produksi panel ornamen dan paving block.

Dalam kegiatan ini, sembilan pelaku UMKM lokal di Kabupaten Nagan Raya mendapatkan transfer ilmu dan teknologi langsung dari Tim Riset BERDIKARI yang diketuai oleh Amir Fauzi, Ph.D.

"Pelatihan mencakup teknik pemanfaatan fly ash sebagai pengganti semen dalam produksi, serta analisis potensi ekonomi dan manfaat lingkungannya," ujarnya.

Menurut dia, program Katalisator Kemitraan Berdikari terlaksana berkat dukungan PT PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan Nagan Raya yang menyediakan material fly ash secara cuma-cuma.

Bappeda Kabupaten Nagan Raya turut mengoordinasikan distribusi bahan baku tersebut dan berperan sebagai fasilitator penghubung antara industri, perguruan tinggi, serta UMKM lokal.

Pemkab Nagan Raya juga menyampaikan apresiasi terhadap kolaborasi lintas sektor yang berhasil diwujudkan dalam program ini.

Sebagai daerah yang memiliki sumber limbah dari pembangkit listrik, menurut dia, harus bisa melihat ini sebagai peluang. Selama dimanfaatkan sesuai dengan aturan dan petunjuk teknis yang ada, fly ash bisa menjadi bahan baku alternatif yang bernilai ekonomi bagi UMKM.

Rahmattullah juga menekankan pentingnya sinergi antarlembaga dalam menciptakan inovasi yang berdampak langsung pada masyarakat.

Pemerintah daerah berharap program ini tidak hanya menjadi inisiatif sesaat, tetapi berkelanjutan dan mampu menciptakan model kemitraan yang bisa direplikasi di kecamatan atau sektor lain.

Ia berharap teknologi tepat guna (TTG) seperti ini mampu memperkuat daya saing UMKM Nagan Raya dan memperluas akses mereka ke pasar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Sulit Kurangi Jurang Kaya dan Miskin tanpa Pertumbuhan Berkualitas
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat mencerahkan mengenai esensi pembangunan; hal ...
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Bener bang,,, potongan 8% itu hanya omon omon ...
    Betul tuh bang banyak bacot,,Lebel aja 8% hasil ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Daerah
Rakyat secara Umum Cukup An...
Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp66.350/...
Olahraga
Us Open Bakal Diwarnai Gand...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Tanda-tanda Menunjukkan Perlambatan Ekonomi Tiongkok akan Berlanjut

Tanda-tanda Menunjukkan Perlambatan Ekonomi Tiongkok akan Berlanjut

18 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.