Final Liga Eropa, Laga Dua Tim Terpuruk
📅 Rabu, 21 Mei 2025, 06:20 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: Son Heung-Min dan Rasmus Hojlund (kanan)
BILBAO, SPANYOL - Bilbao menjadi panggung akhir bagi dua klub raksasa Inggris yang tengah terpuruk. Tottenham Hotspur dan Manchester United akan saling jegal dalam final Liga Europa 2024-2025, Kamis (22/5) dini hari WIB, di Stadion San Mames. Di tengah musim penuh gejolak, kedua tim bertekad membawa pulang pelipur lara dalam bentuk trofi kompetisi kasta kedua Eropa.
Tottenham datang dengan catatan buruk di Liga Inggris. Tim asuhan Ange Postecoglou tercecer di peringkat ke-17 klasemen dan telah menelan 21 kekalahan. Namun, di kompetisi Eropa, nasib Spurs berbanding terbalik. Mereka melaju meyakinkan dengan menyingkirkan AZ Alkmaar, Eintracht Frankfurt, hingga Bodo/Glimt dengan agregat 5-1 di semifinal.
“Musim ini sangat menantang, tapi saya selalu percaya proses. Saya pernah bilang, tahun kedua di klub mana pun, trofi akan datang. Kini tinggal satu pertandingan lagi untuk mewujudkan,” ucap Postecoglou percaya diri.
Dominic Solanke menjadi andalan Spurs di kompetisi ini dengan lima gol dan empat assist. Dia juga mencetak gol dalam empat laga terakhir kontra Manchester United. Kapten tim, Son Heung-min, kemungkinan tetap diturunkan sejak menit awal, setelah pulih dari cedera kaki.
Meski kehilangan beberapa pilar penting seperti James Maddison, Dejan Kulusevski, dan Radu Dragusin karena cedera, Spurs punya modal psikologis kuat. Dalam tiga pertemuan, mereka selalu menang atas MU. Ini termasuk kemenangan 3-0 di Old Trafford dan 1-0 di London.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu, Manchester United tak kalah terseok-seok. Kekalahan 0-1 dari Chelsea akhir pekan lalu membuat duduk di posisi ke-16 klasemen. MU hanya satu strip di atas Spurs. Namun, perjalanan MU di Eropa begitu meyakinkan. Setelah menyingkirkan Lyon secara dramatis di perempat final, Setan Merah lalu membungkam tuan rumah Athletic Bilbao 3-0 di leg pertama semifinal. Lalu, menutupnya dengan kemenangan 4-1 di Old Trafford.
“Kami tahu belum memenuhi ekspektasi. Tapi masih punya satu peluang besar. Final ini tentang kebanggaan, dan sejarah klub. Saya ingin memberikan sesuatu yang berarti untuk fans. Trofi ini akan jadi awal baru,” tegas pelatih MU, Ruben Amorim, yang baru menukangi tim sejak Februari.
MU tampil tajam di Liga Eropa dengan torehan 35 gol. Ini terbanyak keempat sepanjang sejarah kompetisi. Bruno Fernandes jadi motor utama dengan tujuh gol dan empat assist. Dia menyamai catatan Olivier Giroud (Chelsea, 2018/19) sebagai pemain Inggris tersubur dalam satu musim Liga Eropa. Rasmus Hojlund, Amad Diallo, dan Mason Mount juga siap memberikan ancaman di lini depan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Namun, Amorim harus berpikir keras menyusun lini belakang. Matthijs de Ligt, Leny Yoro, dan Diogo Dalot diragukan tampil. Sedangkan Lisandro Martinez dan Joshua Zirkzee sudah dipastikan absen.
Sering Menang
Catatan pertemuan memihak Spurs. Namun sejarah berpihak kepada MU. Dari delapan final Eropa sebelumnya, Setan Merah menang lima kali. Terakhir, MU menjuarai Liga Eropa pada tahun 2017, mengalahkan Ajax. Hanya Liverpool (15 kali) yang lebih sering tampil di final kompetisi Eropa dibanding MU di antara klub-klub Inggris.
Laga ini juga menjadi pengingat akan pertemuan klasik masa lalu. Dalam edisi Piala Winners 1963-1964, MU menyingkirkan Spurs dengan agregat 4-3. Kini, enam dekade kemudian, dua klub Inggris ini kembali bertarung untuk kebanggaan kontinental.
Final di Bilbao bukan hanya soal siapa yang terbaik di Liga Eropa, tetapi juga tentang menghapus luka panjang musim yang mengecewakan. Bagi Spurs, ini kesempatan mengakhiri penantian 17 tahun tanpa gelar.
Bagi MU, ini soal menjaga martabat klub besar dan membuka era baru bersama pelatih muda penuh potensi.“Kami punya kesempatan menulis sejarah. Kami tidak akan menyia-nyiakannya peluang ini,” tandas Amorim.ben/AFP/G-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!