Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Program Gemarikan Geliatkan Pasar, Udang Lokal Naik Kelas

📅 Minggu, 18 Mei 2025, 20:59 WIB | Oleh: Tim Penulis
Program Gemarikan Geliatkan Pasar, Udang Lokal Naik Kelas Doc: ANTARA FOTO/Dedhez Anggara.
Ket. Ilustrasi - Pekerja membersihkan udang windu sebelum dikirim untuk ekspor di Pabean udik, Indramayu, Jawa Barat.

JAKARTA - Udang merupakan salah satu komoditas perikanan dengan nilai ekonomi tinggi yang berkontribusi signifikan terhadap pendapatan nelayan dan pelaku usaha perikanan. 

Udang tambak dapat menjadi sumber protein alternatif yang dapat diandalkan, khususnya saat terjadi krisis atau bencana yang mengganggu pasokan makanan laut. 

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus berupaya meningkatkan serapan udang nasional melalui kampanye gerakan memasyarakatkan makan ikan (Gemarikan).

Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSKP) KKP Tornanda Syaifullah mengatakan udang tidak hanya sebagai komoditas ekspor unggulan, tetapi sumber protein berkualitas tinggi yang dapat dikonsumsi sehari-hari oleh masyarakat Indonesia.

“Udang bukan hanya untuk pasar ekspor. Kami ingin masyarakat Indonesia juga menikmati dan mencintai produk udang dalam berbagai bentuk olahan,” kata Tornanda sebagaimana keterangan di Jakarta, Minggu (18/5).

Dia menyampaikan dalam rangka kampanye Gemarikan, KKP kembali menyelenggarakan bazar olahan hasil kelautan dan perikanan yang menjadi agenda rutin bulanan.

Berbeda dari sebelumnya, kata Tornanda, bazar kali ini secara khusus mengangkat tema komoditas udang sebagai sorotan utama mulai dari udang segar, udang kupas, udang cook, hingga aneka produk siap saji seperti ebi furai, dimsum udang, udang goreng crispi, kerupuk udang, hingga terasi udang.

“Kami ingin menunjukkan bahwa udang sangat fleksibel untuk dikreasikan menjadi berbagai menu lezat, baik yang siap masak maupun siap santap. Masyarakat bisa lebih mudah mengkonsumsinya, apalagi dengan gaya hidup praktis saat ini,” tambah Tornanda.

KKP juga memfasilitasi pelaku usaha produk udang untuk berpartisipasi dalam pameran berskala internasional, Indonesia International Seafood & Meat Expo (IISM) 2025, yang telah diselenggarakan di JIExpo pada 7–10 Mei 2025.

"Keterlibatan ini membuka peluang promosi yang lebih luas sekaligus memperkuat daya saing produk udang nasional di pasar global," ucapnya.

Tidak hanya sekadar bazar dan pameran, KKP melalui Ditjen PDS juga terus menginisiasi kegiatan kreatif untuk mengembangkan potensi olahan udang sebagai peluang usaha.

Salah satunya adalah workshop pembuatan pizza udang yang digelar beberapa waktu lalu, sebagai bentuk inovasi menu dan peluang wirausaha baru.

“Pada tahun 2023, serapan udang nasional dalam rumah tangga mencapai sekitar 242 ribu ton. Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin komoditas udang dan produk olahannya dapat menjadi champion di menu sehari hari masyarakat Indonesia,” imbuh Tornanda.

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono telah menekankan pentingnya peningkatan produksi dan kualitas hasil perikanan melalui penerapan program ekonomi biru.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.