Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Viral PMI Dikirim Pakai Peti Es dari Kamboja dan Bantuan Rp100 Juta, Menteri Karding Pastikan Hoaks

📅 Jumat, 16 Mei 2025, 14:14 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Viral PMI Dikirim Pakai Peti Es dari Kamboja dan Bantuan Rp100 Juta, Menteri Karding Pastikan Hoaks Doc: istimewa
Ket. Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir menegaskan bahwa informasi mengatasnamakan Presiden Prabowo Subianto akan memberikan bantuan uang sebesar Rp100 juta kepada setiap PMI adalah hoaks

LAMPUNG - Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir menegaskan informasi mengatasnamakan Presiden Prabowo Subianto akan memberikan bantuan uang sebesar Rp100 juta kepada setiap pekerja migran Indonesia adalah tidak benar atau hoaks. 

Menurut Menteri Karding, kabar hoaks yang sempat viral di media sosial (medsos) itu merupakan modus penipuan. 

"Saya pastikan tidak benar alias hoaks. Untuk itu, masyarakat mohon tidak mempercayai kalau ada orang-orang tidak bertanggungjawab untuk menghubungi karena itu adalah modus penipuan,” ujar Menteri Karding saat ditemui di Lampung, Kamis (15/5).

Menteri Karding kemudian menyoroti kabar hoaks lain di media sosial dalam bentuk video yang menarasikan adanya pekerja migran Indonesia masih hidup dikirim dengan peti es dari Kamboja ke Vietnam. 

Dia menekankan informasi itu tidak benar menimbulkan keresahan di masyarakat dengan maksud menyudutkan pekerja migran Indonesia. 

“Konten yang menyatakan bahwa ada pekerja migran Indonesia yang dikirim dengan peti es dengan kargo dari Kamboja ke Vietnam dan masih hidup dan tersenyum, sepenuhnya itu adalah hoaks, tidak benar, itu adalah ulah orang-orang yang tidak bertanggungjawab,” kata Menteri Karding.

Menteri Karding mengimbau agar masyarakat tidak mudah percaya dengan informasi atau konten sepihak yang tidak dapat diverifikasi faktanya. Dia menegaskan, penyebaran informasi tidak berdasarkan fakta yang membuat masyarakat atau pekerja migran Indonesia menjadi resah dapat dikenakan sanksi hukum. 

“Saya lagi berpikir untuk mengambil langkah-langkah hukum karena ini merugikan kementerian kami dan juga citra terhadap pekerja migran Indonesia. Agar apa? Agar besok-besok tidak ada yang main-main atas nama konten, atas nama viral yang menggunakan pekerja migran Indonesia sebagai objek utama,” kata Menteri Karding.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Timnas Indonesia Juara FIFA Asean Cup 2026, Tundukkan Thailand 4-2 Lewat Adu Penalti
    final ideal, kekuatan berimbang, pertandingan yg menguras tenaga ...
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Diduga Ledakan Gas di Ruko Pakuwon City Surabaya, 4 Orang Luka

58 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Diduga Ledakan Gas di Ruko ...
Daerah
BMKG Peringatkan Gelombang ...

Rupiah Terancam Melemah - 06 Oktober 2026

1.5 jam yang lalu | Oka Wahyu

Ekonomi
Rupiah Terancam Melemah - 0...
Advertisement
Hasil UEFA Nations League: Michael Olise Pimpin Prancis Hancurkan Belgia 4-1

Hasil UEFA Nations League: Michael Olise Pimpin Prancis Hancurkan Belgia 4-1

06 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.