Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Makanan Terbuang, Ekonomi Terkuras! Bapanas Bunyikan Alarm

📅 Jumat, 16 Mei 2025, 21:06 WIB | Oleh: Tim Penulis
Makanan Terbuang, Ekonomi Terkuras! Bapanas Bunyikan Alarm Doc: Antara.
Ket. Ilustrasi - Sampah makanan. 

JAKARTA - Indonesia merupakan penghasil sampah makanan terbesar di Asia Tenggara. Sampah makanan di Indonesia mencapai 23-48 juta ton per tahun. 

Kerugian ekonomi akibat sampah makanan (food waste and loss) di Indonesia diperkirakan mencapai Rp213-551 triliun per tahun. Jumlah ini setara dengan 4-5% dari Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia. 

Badan Pangan Nasional (Bapanas) menyatakan tingginya intensitas sampah pangan di Indonesia menyebabkan kerugian ekonomi signifikan yang diperkirakan mencapai sekitar Rp551 triliun per tahun.

Direktur Kewaspadaan Pangan Bapanas Nita Yulianis mengatakan, penanganan sisa pangan atau pangan berlebih saat ini telah menjadi isu serius serta memerlukan perhatian berbagai pihak tidak hanya sektor pangan namun juga pihak lainnya seperti pariwisata.

"Akibat besarnya intensitas sampah pangan ini setidaknya dampak kerugian ekonomi yang diperkirakan mencapai sekitar Rp551 triliun per tahun atau setara dengan 4-5 persen PDB (Produk Domestik Bruto) Indonesia," kata Nita saat menjadi narasumber pada Forum Jejaring Industri Pariwisata Berkelanjutan sebagaimana keterangan di Jakarta, Jumat (16/5)

Oleh karena itu, dia mengajak semua pihak termasuk pelaku pariwisata untuk mengambil peran aktif dalam upaya penanganan sisa pangan pada sektor tersebut dalam upaya mewujudkan pariwisata yang berkelanjutan.

Ia mengatakan, Indonesia tercatat membuang sampah makanan antara 23 juta hingga 48 juta ton per tahun. Beragam dampak yang muncul dari kondisi tersebut, seperti dampak ekonomi serta dampak emisi gas rumah kaca.

Ia mengungkapkan, Bapanas sejak 2022 terus mendorong Gerakan Selamatkan Pangan (GSP) melalui kolaborasi dengan berbagai pihak mulai akademisi, bisnis, masyarakat, pemerintah, dan media untuk mengurangi sisa pangan secara terukur dan berkelanjutan.

Sejak Desember 2022, Bapanas telah melakukan penandatangan kerja sama dengan enam asosiasi di bidang retail, perhotelan, restoran, pusat perbelanjaan, industri pangan dan catering serta tiga penggiat pangan atau bank pangan yaitu Foodbank of Indonesia (FOI), FoodCycle Indonesia dan Yayasan Surplus Peduli Pangan.

Ia menuturkan hal tersebut selaras dengan arahan Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi yang menekankan pentingnya menjaga komitmen bersama mengatasi susut dan sisa pangan.

Langkah penyelamatan pangan diprioritaskan melalui upaya pencegahan, kemudian redistribusi pangan berlebih yang masih layak dikonsumsi kepada lembaga penyelamat pangan agar sampai ke penerima manfaat dengan standar keamanan pangan yang terjamin.

Sementara itu Deputi Bidang Industri dan Investasi Kementerian Pariwisata Rizki Handayani Mustafa menekankan agar manajemen di sektor pariwisata bisa menciptakan efisiensi dan mengurangi pemborosan pangan.

“Bagaimana kita mengurangi baik waste kelebihan makanan ketika sudah jadi, di hotel ataupun restoran atau bahkan sebelum mereka masak sudah bisa mengefisiensi di dalam pengelolaan bahan bakunya," kata Rizki saat membuka kegiatan tersebut.

"Ini harus dibuat mekanismenya supaya ini benar-benar efisien nantinya ke depan, jadi bisa mengurangi waste dari makanan baik sebelum maupun setelah diolah,” kata Rizki.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Persija Pinjamkan Striker Mauro Zijlstra ke Arema Malang
    Preview komentar:
    Berapa nomor wa Call Center Bank Panin? Nomor WhatsApp ...
    Berapa nomor wa Call Center Bank Panin? Nomor WhatsApp ...
  • Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula
    Preview komentar:
    Wa Call Center perihal kendala transaksi Bank Panin Nomor ...
    Wa Call Center perihal kendala transaksi Bank Panin Nomor ...
  • Daftar Harga Emas di Pegadaian Hari Ini: Galeri24 Rp2,710 Juta/Gram, Antam Rp2,782 juta/Gram, UBS Rp2,774 Juta/Gram
    Preview komentar:
    Wa Call Center perihal kendala kartu ATM Bank ...
    Wa Call Center perihal kendala kartu ATM Bank ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Daerah
Status Siaga Kekeringan Met...

Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Cincinnati Open, Area Sial ...
Daerah
Prawirotaman Adakan Festiva...
Daerah
Warga Semarang yang Akan Me...
NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.